MENAG: DIDIK ANAK SEJAK DINI DAN SIKAP TOLERANSI

          Jakarta, 16/5  (ANTARA) - Menteri Agama Suryadharma Ali mengimbau sejak dini anak-anak hendaknya sudah ditanamkan sikap toleransi termasuk dalam kehidupan antar umat beragama.

         "Sejak dini kita tanamkan sikap toleransi anak-anak kepada agama lain, kata Menag kepada pers usai Launching Hari Anak Indonesia (HAN) tahun 2012 di kantor Kementerian Agama Jl. MH Thamrin Jakarta Pusat, Rabu (16/5).

         Hadir Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar, Menpora Andi Mallarangeng, Wakil Mendikbud Wiendu Nuryanti, dan Wakil Menag Nasaruddin Umar.

         "Pupuk sikap toleransi toleransi di antar mereka," katanya lagi.

          Menag menilai toleransi di Indonesia luar biasa bahkan terbaik di dunia. Hal itu misalnya dibuktikan penghormatan masing-masing agama kepada yang lain, baik agama mayoritas kepada agama minoritas.

         "Contohnya Presiden dan Wakil Presiden termasuk Menteri Agama beragama Islam, kalau Idul Fitri itu hari libur dan merayakannya, begitu pula ketika hari Natal itu tanggal merah dan merayakannya, juga pada hari-hari besar agama Hindu, Buddha, Khonghucu, di negara mana seperti di Indonesia," kata Menag.

         Menag mengatakan, peringatan HAN tahun ini diharapkan mampu mewujudkan masyarakat Indonesia yang ramah bagi setiap anak sehingga anak-anak Indonesia menjadi generasi unggul yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa, sehat jasmani dan rohani, cerdas dan berprestasi dengan menjunjung tinggi kejujuran, membudayakan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, serta menunjukkan prestasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

         Setiap anak Indonesia diharapkan dapat merasakan makna Hari Anak Nasional dan seluruh lapisan masyarakat lebih peduli pada hak-hak pendidikan anak dengan kasih sayang dan keteladanan.

         Orang bijak berkata, "bila anak dibesarkan dengan emosi, maka dia belajar berkelahi, bila anak dibesarkan dengan caci maki, maka dia belajar rendah diri, bila anak dibesarkan dengan motivasi, maka dia belajar percaya diri, dan bila anak dibesarkan dengan kasih sayang, maka dia belajar menukan cinta sejati".

         Pada peringatan HAN tahun ini Kementerian Agama sesuai surat Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat ditunjuk sebagai koordinator dan penyelenggara peringatan HAN. Puncak acara peringatan HAN itu sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada 17 Juli 2012.

          Peringatan HAN sudah diselenggarakan setiap tahun sejak 1986 sampai sekarang di tingkat pusat dan daerah, serta perwakilan RI di luar negeri. Pelaksanaannya di bawah koordinasi Menko Kesra yang setiap tahunnya menunjuk kementerian teknis secara bergantian sebagai penyelenggara HAN. Adapun tema HAN tahun 2012 adalah "Bersatu mewujudkan Indonesia ramah anak".

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News