MENTAN: LARANGAN IMPOR TAK GANGGU PASOKAN DAGING

         Jakarta, 1/5 (ANTARA) - Kementerian Pertanian menjamin keputusan pemerintah untuk melakukan pelarangan sementara impor produk hewan dari Amerika Serikat (AS) tidak akan mengganggu pasokan daging dalam negeri.

         Menteri Pertanian Suswono di Jakarta, Selasa menyatakan,  presentase daging dari Amerika Serikat tidak terlalu signifikan dibandingkan negara lain yang menyokong daging ke Indonesia.

        "Oleh karena itu tidak perlu terlalu khawatir dengan larangan impor ini. Larangan impor dari AS tak akan mengganggu pasokan dalam negeri," katanya.

       Suswono menyatakan, selama Januari sampai 30 April 2012 impor daging sapi nasional sebanyak  15.748 ton dan dari AS hanya 6,25 persen atau 1.027 ton, untuk jeroan sebanyak 4.733 ton sekitar 22,3 persen dari AS .

        Sebelumnya pemerintah mengumumkan larangan impor produk hewan dari Amerika Serikat karena ditemukannya penyakit sapi gila (BSE) di California berlaku mulai 24 April 2012.

       Berdasarkan acuan dari Keputusan Menteri Pertanian No. 3238/Kpts/PD.630/2009, bahwa penyakit sapi gila termasuk karakteristik hama penyakit hewan karantina (HPHK) Golongan I dan memiliki karakteristik belum terdapat di Indonesia.

         Kemudian mempunyai sifat dan potensi penyebaran penyakit yang serius dan cepat menimbulkan dampak sosial yang meresahkan masayarakat dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang tinggi.

        "Dengan demikian berdasarkan ketentuan Kepmentan no 3238 tahun 2009 tersebut maka pemasukan media pembawa yang berasal dari negara yang tertular HPHK golongan I dilarang," katanya.

         Suswono menyatakan guna menggantikan pasokan daging maupun produk hewan lainnya maka pemerintah mengijinkan importir  untuk melakukan impor daging dari negara-negara yang telah menjadi penyokong sumber daging sapi selama masa larangan impor sementara produk hewan dari Amerika Serikat.

       "Itu terserah pada pelaku usaha, itu haknya dia. Mau impor darimana, sepanjang negara itu bebas dari penyakit sapi gila (BSE) dan pengakit kaki dan mulut (PMK), dari New Zealand boleh, dari Kanada juga boleh," katanya.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News