Menyambut Pagelaran Seni Lintas Budaya ‘Besanje”

Muntok (24/11/2017) Diskominfo - Pagelaran Seni Lintas Budaya “Besanje” akan dimulai besok, Sabtu (25/11). Pagelaran yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat ini akan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, dimulai pukul 13.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB. Pagelaran yang menggunakan sebagian ruas jalan Jenderal Sudirman itu akan memberlakukan Car Free Day, bebas dari kendaraan, selama pagelaran berlangsung. Mulai dari persimpangan Rumah Tahanan Muntok, Museum Timah Indonesia, Depan Rumah Dinas Bupati Bangka Barat, Taman Lokomobil, sampai dengan persimpangan Tugu Soekarno-Hatta.

Mulai dari Senin lalu (21/11), venue yang akan menjadi lokasi pagelaran sudah mulai dipersiapkan. Beberapa panggung dan instalasi bambu di sisi jalan sedang digarap oleh para pekerja seni instalasi. Nantinya, ruas jalan Jenderal Sudirman akan dijadikan wahana sarat nuansa seni budaya dengan seni instalasi bambu dan penjor di area pagelaran.

Para pelaku seni dan budaya yang akan tampil berasal dari berbagai daerah di Nusantara, seperti Uyau Morris dari Kalimantan Utara, Ganzer Lana dari Nusa Tenggara Timur, Baijuri dari Bangka Belitung, Sanggar Serumpun Sebalai dari Anjungan TMII Jakarta, Sanggar Seni Kusuma dari Kabupaten Bekasi, Sanggar Putri Sak Ayu dari Kabupaten Musi Banyuasin, Srijayanasa Dance School dari Kota Palembang, Sanggar Astari dari Pangkalpinang, Sanggar Cikar dari Pangkalpinang, Sanggar Gong Production dari Pangkalpinang, Sanggar Ikatan Keluarga Minang dari Pangkalpinang, dan tak ketinggalan Komite Musik dan Tari dari Dewan Kesenian Bangka Barat selaku tuan rumah.

Pagelaran Besanje ini juga nanti akan menyajikan permainan tradisional yang sudah banyak ditinggalkan oleh anak-anak zaman sekarang. Permainan ye-ye, caklingking, batutujuh, gasing, betet, serombol, dan engrang akan diperkenalkan kembali. Panitia penyelenggara juga akan memberikan hadiah bagi pengunjung yang mengenakan kostum dan berpenampilan unik.

Pagelaran ini juga akan dimeriahkan oleh beberapa atraksi, seperti atraksi kuda lumping dari Sanggar Taruna Budaya Kecamatan Parittiga dan Paguyuban Seni Turonggo Seto Ngabdi Budoyo dari Kecamatan Muntok, atraksi barongsai dari Sanggar Bun Chian Kung Fuk Miau Kecamatan Muntok, atraksi reog dari Sanggar Reog Mekar Budaya dari Kota Pangkalpinang, dan persembahan musik etnik dari GSMS SMPN 1 Muntok.

Selain pagelaran seni budaya, lokasi halaman Museum Timah Indonesia Muntok juga terdapat Pameran dan Kontes Bonsai yang diselenggarakan oleh Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Bangka Barat bekerjasama dengan Museum Timah Indonesia Muntok, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat, dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka Barat. PPBI Cabang Bangka Barat yang tergabung dalam Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Dinas Komunikasi dan Informatika ini menyelenggarakan kontes bonsai untuk kelas prospek atau pemula. Pameran dan Kontes Bonsai ini sendiri dimulai tanggal 24 Nopember sampai dengan 26 Nopember 2017.***

 

Sumber: 
Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Penulis: 
Muhammad Erfan

Berita

25/05/2018 | babel.antaranews.com
25/05/2018 | babel.antaranews.com
24/05/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
24/05/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
23/05/2018 | babel.antaranews.com
22/05/2018 | babel.antaranews.com
21/05/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
21/05/2018 | babel.antaranews.com