MERAJUT KEBERSAMAAN DALAM PAGELARAN SENI LINTAS BUDAYA

MUNTOK (14/11/2017) DISKOMINFO – Dalam dua pekan ke depan, Muntok akan disuguhkan pagelaran seni budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat. Pagelaran seni budaya ini memiliki konsep lintas budaya dengan tema ‘Besanje.’ Pagelaran itu akan berlangsung pada tanggal 25-26 November 2017 dengan menggunakan ruas jalan Jenderal Sudirman mulai dari Persimpangan Rumah Tahanan Muntok sampai Persimpangan Tugu Soekarno-Hatta. Selama dua hari, ruas Jalan Jenderal Sudirman akan disulap menjadi wahana seni budaya dengan seni penjor di sepanjang jalan dan instalasi panggung budaya.

Pagelaran itu sendiri nantinya akan melibatkan pelaku seni budaya dari Kabupaten Bangka Barat dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, akan hadir juga perwakilan tim kesenian dari Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Musi Banyuasin, dan Kota Palembang. Pagelaran ini juga akan dimeriahkan oleh musisi etnik Uyau Moris Sape’ Frenek Tozang dari Kalimantan dan Ganzer Lana Sasandois dari Nusa Tenggara Timur. Tak ketinggalan, pagelaran itu juga akan menggelar beberapa permainan tradisional, seperti permainan betet atau ketapel, caklingking, cetar-cetor atau serombol, engrang, gasing, dan ye-ye atau lompat karet.

Hari pertama pagelaran akan diisi dengan atraksi kuda lumping dan kesenian reog. Di hari kedua, tiga atraksi akan disajikan antara lain kuda lumping, barongsai, dan musik etnik untuk menyemarakkan suasana pagelaran.

Ini merupakan kali pertama acara seni lintas budaya dalam satu pagelaran diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Tema ‘besanje’ yang diusung untuk acara ini diambil dari bahasa Melayu yang mengandung makna bertamu atau bersilaturahmi. Namun dalam hal ini silaturahmi tersebut diwujudkan dalam bentuk kesenian lintas daerah yang bertujuan untuk memperkuat ikatan sesama seniman serta memperkaya khasanah seni budaya nusantara.

Kepala Bidang Kebudayaan, Bambang Haryo Suseno, mengungkapkan, “Pagelaran ini bertujuan mengembangkan seni tradisi dengan memberikan wawasan bagi penggiat seni tradisi lewat pertunjukkan seni lintas daerah, budaya, genre ini yang kemudian diharapkan mampu memberikan feedback, modifikasi, revitalisasi di sisi materi seni, teknik pertunjukkan sesuai dengan kebutuhan saat ini.”

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa sasaran dari acara pagelaran ini adalah seluruh penggiat seni tradisi di mana diharapkan mampu menjadi ajang pertemuan. Bambang Haryo Suseno juga menambahkan, bahwa pagelaran ini merupakan suatu momentum untuk menguatkan silaturahmi budaya antar penggiat seni budaya baik di daerah, provinsi, bahkan nusantara, saling mengenalkan budaya masing-masing sehingga memperkaya khazanah seni di nusantara.

Inovasi dalam penyelenggaraan kegiatan seni budaya ini diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kunjungan ke Kabupaten Bangka Barat baik dari dalam maupun dari luar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Layak dinantikan oleh masyarakat Muntok pagelaran yang akan menampilkan karya seni budaya dan permainan tradisional itu.***

 

Sumber: 
Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Penulis: 
Muhammad Erfan

Berita

14/11/2017 | Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
12/11/2017 | Arunasvara Musician Community
10/11/2017 | PPID Kab. Bangka Barat
07/11/2017 | PPID Kab. Bangka Barat
06/11/2017 | Diskominfo Babar
06/11/2017 | PPID KAB.BANGKA BARAT
03/11/2017 | PPID KAB.BANGKA BARAT
31/10/2017 | PPID KAB.BANGKA BARAT