Pemerintah Kabupaten Bangka Barat Launching Mobile Combat PCR Covid-19 RSUD Sejiran Setason

Muntok- Bupati Bangka Barat resmikan beroperasinya Mobile Combat PCR (Polymerase Chain Reaction) RSUD Sejiran Setason pada Senin(7/12) di Lapangan Parkir Timur Kantor Bupati Bangka Barat.

Dalam hal ini, RSUD Sejiran Setason mendapatkan 2 unit kendaraan berupa 1 mobile PCR yang di dalamnya terdapat 2 Unit PCR untuk menangani kasus Covid dan satu mobil ambulance untuk menangani kasus rujukan ke provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Mobile PCR (Polymerase Chain Reaction) merupakan Lab pemeriksaan berjalan yang di gunakan untuk menangani kasus Covid 19.
Dengan adanya Mobile PCR ini, hasil swab dapat diketahui dalam waktu satu hari sehingga dapat mempercepat penanganan dan pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19.
Secara umum alat yg digunakan di dalam Mobile PCR disebut Imunologi yang tidak hanya bisa mendeteksi virus Corona ini saja, tapi dapat mendeteksi virus lainnya.

Bupati Markus mengatakan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melakukan terobosan dengan mengadakan mobile combat Covid 19 untuk mendukung pengujian sampel di lapangan dengan menggunakan alat PCR. Mobile combat PCR ini bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) yang disalurkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah kabupaten Bangka Barat.

"Akhir-akhir ini terjadi peningkatan terhadap kasus Covid 19 di Kabupaten Bangka Barat, Mendengar hal itu saya merasa bahwa dengan melakukan tas swab lalu mengirimnya ke laboratorium di provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengetahui hasilnya sangatlah tidak efektif karena memakan waktu yang cukup lama dan tentunya memakan biaya yg cukup besar," ujarnya.

"Kita patut berbangga, karena Bangka Barat ini merupakan satu-satunya Kabupaten yang sudah memiliki mobile combat PCR sehingga kita dapat mengetahui hasil test swab dalam kurun waktu 1-2 jam saja," tambahnya.

Ia berharap kepada RSUD sejiran setason yang sudah di berikan amanah untuk mengoperasikan mobile combat ini dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk melayani kepentingan masyarakat umum, khususnya warga kabupaten Bangka Barat.

"Jika tidak ada kasus Covid-19, mobil combat PCR ini standby di RSUD Sejiran Setason, namun apabila ada kasus Covid 19 di kecamatan, kita akan turun langsung ke Kecamatan tersebut. Karena mobile combat ini disiapkan untuk bisa periksa di manapun." ujar Plt. Dirut RSUD Sejiran Setason, dr. Hendra dalam wawancara secara langsung.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Wulan
Fotografer: 
Yogie
Editor: 
Wahyu Pratiwi