PEMKAB: ANGGARAN PEMBEBASAN BANGUNAN 4,2 MILIAR

 

Muntok, Bangka Barat 7/3 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung memperkirakan anggaran ganti rugi pembebasan bangunan terkait rencana pembangunan jalan negara di pusat Kota Muntok mencapai 4,2 miliar.
 
"Kami sudah menghitung anggaran pembebasan bangunan dan segera kami serahkan ke tim sembilan agar segera diajukan ke DPRD," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bangka Barat, Noviar Ishak di Muntok, Rabu.
Menurut rencana, pada pertengahan 2012 di pusat Kota Muntok akan dibangun jalan negara sepanjang 7,2 kilometer yang dimulai dari simpang Komplek Perkantoran Pemkab Bangka Barat sampai Simpang Masjid Baitul Hikmah dengan lebar jalan 20 meter.
 
Rencana pelebaran jalan tersebut untuk kepentingan pembangunan jangka panjang, jalan tersebut diperuntukkan sebagai jalan masuk pintu barat Babel dari Pulau Sumatera.
Ia mengatakan, program pelebaran jalan tersebut merupakan program pemerintah pusat dalam upaya percepatan pembangunan daerah, dengan adanya program tersebut, maka banyak pekarangan dan rumah warga sepanjang jalan tersebut yang terkena pelebaran.
 
Noviar mengatakan, seluruh bangunan berupa bangunan rumah, tembok dan lainnya akan diganti Pemkab dengan nilai sesuai harga saat ini disesuaikan kondisi bangunan dan penyusutannya.
Menurut dia, anggaran tersebut akan diberikan kepada pemilik bangunan sebanyak 455 orang yang memiliki bangunan berupa pagar, rumah dan bangunan lainnya yang berdiri di atas lahan yang terkena pelebaran dari jumlah pemilik lahan di sepanjang jalan tersebut yang mencapai 486 persil.
 
"Kami hanya memiliki kewenangan menghitung anggaran ganti rugi bangunan, sementara ganti rugi lahan dan tanam tumbuh dihitung dihitung Dinas bersangkutan," ujarnya. Semua lahan, bangunan dan tanam tumbuh, katanya, akan diganti Pemkab dengan menggunakan anggaran mendahului perubahan APBD 2012. Ia mengatakan, pembangunan jalan ini diharapkan membawa dampak positif peningkatan ekonomi masyarakat, tidak hanya di sepanjang jalan tersebut. "Kami yakin ke depan nilai jual lahan disepanjang jalan tersebut akan naik seiring perkembangan kota Muntok," ujarnya.
 
Ia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut akan segera dimulai setelah semua lahan disepanjang jalan tersebut selesai dibebaskan, yang diperkirakan pada pertengahan 2012 sudah selesai seluruhnya.
"Pembangunan akan menggunakan APBN dan dikerjakan Kementerian PU wilayah III, Babel dan setelah selesai akan dikembalikan ke Pemerintah Pusat," ujarnya.
Setelah pembangunan jalan tersebut selesai dikerjakan, katanya, akan segera dilakukan pembangunan tahap II yaitu dimulai dari simpang Masjid Baitul Hikmah sampai Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok.
Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News