Pemkab Bangka Barat gelar pelatihan mengolah ikan

Mentok, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar pelatihan mengolah hasil laut berupa ikan dan udang untuk meningkatkan daya saing pelaku industri kecil dan menengah.

"Penganekaragaman produk menjadi salah satu kelemahan yang harus segera diatasi para pelaku industri kecil, kami berharap melalui kegiatan ini bisa memberi tambahan wawasan sehingga usaha semakin berkembang," kata Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat, Agus Setyadi di Mentok, Selasa.

Pelatihan dengan mendatangkan narasumber pelaku usaha kuliner dari Bogor, Jawa Barat tersebut diikuti sebanyak 20 orang perwakilan pelaku IKM dari seluruh kecamatan di Bangka Barat.

Menurut dia, materi yang disampaikan dalam pelatihan selama empat hari tersebut berupa teori dan praktik membuat berbagai variasi produk makanan olahan berbahan ikan dan udang.

"Kami sengaja memberi pelatihan mengolah sumber daya hasil laut yang bahan baku tersedia cukup melimpah dengan harapan bisa membuka wawasan bagi para peserta agar produk semakin banyak ragamnya dan diminati pasar," katanya.

Selain mengembangkan penganekaragaman produk olahan ikan dan udang, pelatihan juga akan dilengkapi dengan materi pola pemasaran dan pengemasan agar produk yang dihasilkan mampu memenuhi syarat permintaan pasar modern.

Ia mengatakan, label produk dan kemasan menjadi salah satu syarat agar produk IKM diterima pasar modern, swalayan dan pusat penjualan lainnya.

"Ke depan kami harapkan para tamu yang datang ke Bangka Barat tidak susah mencari cinderamata dan oleh-oleh khas yang diproduksi IKM lokal, tidak seperti saat ini yang didominasi berbagai produk dari luar daerah," katanya.

Wirausahawan dari Bogor, Purnani yang hadir sebagai narasumber pelatihan mengingatkan agar para peserta selalu berinovasi dan gigih menjalankan usaha.

"Selain legalitas usaha, produk rumahan akan diminati jika terdapat banyak varian produk yang disesuaikan bahan baku dan kebutuhan pasar," kata Purnani.

Selain itu, agar usaha semakin maju, para pelaku usaha juga harus memiliki kemampuan dalam analisa usaha, pengemasan dan label.

"Kami berharap melalui pelatihan singkat ini para peserta semakin termotivasi dan bersemangat dalam menjalankan usaha yang digeluti sehingga ke depan semakin banyak tumbuh para wirausahawan baru di Bangka Barat," katanya. 

Sumber: 
babel.antaranews.com
Penulis: 
Donatus Dasapurna Putranta