Pemkab Bangka Barat giatkan penulisan sejarah lokal

Mentok, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggiatkan penulisan sejarah lokal untuk meningkatkan rasa cinta terhadap daerahnya.

"Penulisan sejarah ini melibatkan para pemerhati sejarah dan budaya yang ada di daerah, kami harapkan kegiatan memberikan sumbangsih bagi pembangunan masyarakat dan daerah," kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, Bambang Haryo Suseno di Mentok, Kamis.

Menurut dia, Kabupaten Bangka Barat, khususnya Mentok merupakan daerah yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu memiliki kandungan sejarah cukup banyak, namun selama ini kurang digali melalui penelitian dan penulisan.

Melalui kegiatan penulisan sejarah lokal itu diharapkan mampu menggali berbagai informasi, baik berupa tulisan maupun lisan, sebagai upaya pelestarian berbagai sejarah yang ada di daerah itu.

"Kami ingin kegiatan ini bisa mengungkap beberapa data dan informasi sejarah lokal yang selama ini masih tercecer dan belum tersusun dengan baik, atau informasi baru yang belum diketahui masyarakat," ujarnya.

Penulisan sejarah lokal cukup penting untuk segera dilakukan karena usia para narasumber kompeten dan cukup memahami berbagai informasi saat ini usianya sudah semakin tua.

Dengan tersusunnya berbagai informasi sejarah dalam bentuk tulisan yang lebih rapi dan mudah dipahami diharapkan bisa memberi sumbangsih dalam mendukung perkembangan pengetahuan dan tambahan informasi kepada masyarakat.

"Tahun lalu kami sudah susun hasil tulisan dalam bentuk buku dari beberapa pemerhati sejarah dan budaya lokal kami berharap tahun ini bisa tersusun lagi sekitar 10 buah tulisan yang bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

Dengan adanya hasil kajian dan informasi penulisan sejarah itu diharapkan bisa bermanfaat bagi generasi mendatang dalam membangun kepribadian dan jati diri sejarahnya.

"Generasi yang paham dan sadar jati dirinya kami yakini akan mampu memberi warna dalam pembangunan karena pengalaman masa lalu yang gemilang diyakini akan menjadi bekal dalam membangun masa depan yang lebih baik," katanya.

Sumber: 
babel.antaranews.com
Penulis: 
Donatus Dasapurna Putranta