Pemkab Bangka Barat Terima Kunjungan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Muntok - Bertempat di Ruang OR 2 Kantor Bupati Bangka Barat, Pemkab Bangka Barat menerima kunjungan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis, 7 Mei 2020. 
Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah Pj Sekretaris Daerah, Asisten Sekretaris Daerah Bangka Barat, Anggota DPRD Komisi II Provinsi Bangka Belitung untuk Bangka Barat, Kepala KKP, Sekretaris Gugus Tugas Kepulauan Bangka Belitung, Sekretaris Gugus Tugas Bangka Barat, perwakilan pertamina, media, dan LSM. 

Komisi II yang diwakili Bong ming-ming mengatakan bahwa kedatangan rombongan adalah atas permintaan dari masyarakat karena  banyak persoalan yang terjadi.
"Khususnya di Bangka Barat yang awalnya Zona Hijau sekarang sudah menjadi Zona Merah karena adanya pelabuhan yang menjadi pintu gerbangnya kota Bangka Barat untuk akses keluar pulau, "katanya.
Bong ming- ming juga menambahkan bahwa akses Pelabuhan harus berdasarkan SOP karena pelabuhan keluar pintu masuk harus diperlakukan sama dengan di Bandara.
"mereka (sopir sopir truk, red) kemungkinan akan terpapar covid-19. Jadi untuk memudahkan tracking, harus di data dan dipakaikan gelang yang sudah disiapkan. Saya harap penanganannya tidak terlalu lama dan berlarut larut. Harus gerak cepat karena di Bangka Barat tercatat sudah 15 orang," katanya.
"Walaupun untuk kenyataannya hanya satu orang saja. Saya harap pertemuan ini dapat menjadi media sinkronisasi antara Provinsi dan Kabupaten. Khususnya Pol PP, perlengkapan APD harud dilengkapi karena mereka gugus terdepan selain pihak kesehatan,"tambahnya. 
Dirinya juga mengatakan pertamina harus mempersiapkan dan menyiagakan diri untuk memfasilitasi karyawannya yang mana pertamina merupakan objek vital nya Bangka Barat.
"Oleh karena itu  mari kita jaga sama-sama Bangka Barat ini dari covid 19 karena kita adalah Daerah Kepulauan, satu yang kena semua juga ikut," tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut pihak pertamina diwakilkan oleh Satriyo Wibowo Wicaksono, Sales Branch Manager PT Pertamina Bangka. Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang melanda di Bangka Barat khususnya kota Muntok.
"Kami akan segera mencari solusi bagaimana cara agar para ABK yang saat ini masih di laut maupun di darat dapat  memperhatikan SOP yang harus ditaati dan dipatuhi karena ketidakpahaman mereka akan hal- hal yang terjadi. Apakah akan diturunkan dan diganti dengan ABK yang baru atau kita pulangkan ke plaju kota Palembang dan akan di periksa di sana," katanya.

Sumber: 
DISKOMINFO
Penulis: 
Dedra
Fotografer: 
setyoko
Editor: 
Wahyu Pratiwi