PEMKAB BANGUN KEBUN PERCONTOHAN

Muntok, Bangka, 5/12 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, pada 2012 akan membangun kebun percontohan senilai Rp 80 juta di Kecamatan Kelapa untuk meningkatkan animo masyarakat setempat dalam berkebun.

"Kami sedang menyiapkan kebun percontohan yang terletak di kompleks Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kelapa dengan luas dua hektare," kata Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten  Bangka Barat, Saukani di Muntok, Senin.

Ia menjelaskan, anggaran sebesar Rp80 juta tersebut telah diajukan memalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2012 dan akan disalurkan untuk menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung tempat tersebut menjadi kebun percontohan.

Ia mengatakan, rencananya kebun seluas dua hektare tersebut akan dibagi menjadi dua bagian yaitu satu hektare untuk lahan kebun durian dan satu hektare untuk lahan pembibitan lengkap dengan sarana pendukung lainnya seperti rumah pembibitan khusus.

Menurut dia, dalam rumah pembibitan tersebut diupayakan terdapat peralatan dan tempat untuk proses penyerbukan, cukup cahaya matahari untuk pertumbuhan, suhu optimal untuk pertumbuhan dan kebutuhan lainnya untuk budidaya buah-buahan yang sesuai karakter dan kebutuhan daerah.

"Kami mengharapkan, kebun percontohan tersebut bisa menjadi salah satu tempat berkumpul masyarakat yang memiliki minat untuk mengembangkan budidaya durian dan tanaman buah lainnya sekaligus membahas persoalan yang dihadapi," ujarnya.

Ia mengharapkan uaya pemkab tersebut dapat dimanfaatkan warga sekitar untuk mendapatkan ilmu dan berbagai pengalaman budidaya tanaman holtikultura dan jenis tanaman lain seiring upaya Pemkab menjadikan daerah tersebut menjadi sentra durian.

Jika kebun percontohan tersebut terwujud dan berhasil, katanya, tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan menjadi tempat agrowisata, sehingga wisatawan baik lokal maupun luar daerah akan diarahkan ke tempat tersebut untuk belajar dan menikmati hasil perkebunan yang ada.

"Agrowisata sudah banyak dikembangkan di daerah lain namun di sini belum banyak, untuk itu kami berharap dukungan dari berbagai pihak untuk mendukung terwujudnya tempat tersebut karena akan sangat membantu petani sekitar dalam mengambangkan perkebunan," ujarnya.

Selain itu, katanya, terwujudnya kebun percontohan tersebut juga berpotensi menambah pendapatan asli daerah melalui sektor pariwisata dan perdagangan karena buah lokal memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

"Buah lokal unggulan yang akan kami coba kembangkan di tempat tersebut seperti durian, alpokat, jeruk, duku, mangga, sukun dan tanaman sayuran seperti kacang panjang, semangka, melon, bayam, sawi dan lainnya," ujarnya.

Ia menjelaskan, pembuatan kebun percontohan tersebut dilakukan Pemkab dalam upaya menggiatkan animo masyarakat menekuni bidang pertanian dan perkebunan sesuai karakter daerah itu.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News