PEMKAB FASILITASI PEMULANGAN JENAZAH PASIEN JAMKESRA

              Muntok, Bangka Barat, 22/5 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, selama 2012 telah memfasilitasi pemulangan enam jenazah peserta Jaminan Kesehatan Rakyat (Jamakesra) yang meninggal di rumah sakit rujukan di luar daerah.

           "Upaya ini kami lakukan sebagai bentuk perhatian pemkab sekaligus meringankan beban biaya yang harus ditanggung warganya yang sedang berkesusahan," ujar Kepala Bidang Pelayanan Medik pada Dinas Kesehatan Bangka Barat Rudi Faizul di Muntok, Selasa.

            Ia menjelaskan, selama empat bulan pertama 2012 pihaknya telah merujuk sebanyak 37 pasien ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta dan RSMH Palembang, namun dari pasien sebanyak itu ada enam pasien yang tidak tertolong.

           "Mereka yang meninggal dunia terdiri dari pasien rujukan di RSCM Jakarta empat orang dan RSMH Palembang dua orang," ujarnya.

          Menurut dia, anggaran yang harus dikeluarkan untuk menanggung biaya transportasi pemulangan enam jenazah tersebut sebanyak Rp40 juta yang diambil dari anggaran program Jamkesra yang berasal dari APBD Kabupaten 2012.

           "Untuk pasien Bangka Barat yang dirujuk ke RSCM dan akhirnya meninggal, kami membantu biaya transportasi pemulangan jenazah sebesar Rp7,5 juta per orang, sedangan jika rujukan dari RSMH Palembang sebesar Rp5 juta per orang," ujarnya.

            Ia mengatakan, dari 37 pasien rujukan ke RSCM dan RSMH sebagian besar menderita tumor kanker leher, kanker mulut rahim, jantung, ginjal dan tumor dalam perut yang tidak bisa ditangani di RSUD Bangka Barat dan RSUD Pangkalpinang.

            Menurut dia dari 37 pasien rujukan tersebut paling banyak berasal dari kecamatan Muntok yaitu sebanyak 21 orang dan Simpang Teritip sebanyak delapan orang.

           Rudi menambahkan seluruh warga Bangka Barat yang tidak tercover dengan berbagai jaminan kesehatan lain, secara otomatis mendapatkan Jamkesra hanya dengan menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga, mereka akan mendapatkan layanan kesehatan gratis pusat pelayanan kesehatan dan RSUD Bangka Barat, dan RS rujukan lainnya.

            "Jadi, para keluarga korban dari pasien yang tidak bisa disembuhkan di RS rujukan di luar daerah, selain sudah diatasi biaya berobatnya, Pemkab juga membantu transportasi pemulangan jenazah sampai di rumah duka," ujarnya.

            Ia mengharapkan, ke depan program seperti ini terus dipertahankan karena sangat dibutuhkan warga di daerah itu untuk meringankan biaya pemakaman yang harus ditanggung para ahli waris yang ditinggalkan.

Sumber: 
Antara
Penulis: 
Antara