PEMKAB JADIKAN PERPUSTAKAAN IKON WISATA BANGKA BARAT

Muntok, Bangka Barat, 10/2 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, berupaya menjadikan perpustakaan daerah sebagai salah satu ikon tujuan wisata di Bangka Barat.

Rencana itu sekaligus sebagai upaya menunjang ketersediaan informasi luas dan gratis, ujar Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Bangka Barat, Rukiman di Muntok, Jumat.

"Rencana jangka panjang ini kami harapkan Perpustakaan Daerah Bangka Barat dapat menjadi penyedia informasi dan sumber referensi bagi para pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum dari segala penjuru dunia," katanya.

Ia menjelaskan, upaya ke arah itu telah dirintis mulai saat ini dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dengan membekali pelatihan bagi karyawan kantor tersebut, melengkapi koleksi buku dengan melibatkan berbagai pihak, peningkatan sistem layanan dengan komputerisasi dan lainnya.

"Gedung Perpustakaan Daerah yang ada sekarang sudah cukup representatif dan memenuhi standar dengan daya tampung besar," ujarnya.

Menurut dia, berbagai peningkatan tersebut sebagai bukti adanya upaya mewujudkan Perpustakaan Daerah sebagai sumber ilmu pengetahuan, pusat penelitian dan tempat rekreasi yang menyenangkan.

"Kami berupaya mewujudkan sebuah perpustakaan yang dapat memahami kebutuhan pengunjung melalui berbagai sarana dan prasarana yang representatif," ujarnya.

Ia mengatakan, tahap perencanaan dengan menyiapkan berbagai kebutuhan tersebut telah dirintis sejak berdirinya Perpustakaan Daerah dengan melakukan inovasi di segala bidang.

Selain menyediakan buku bacaan, katanya, Perpustakaan daerah telah melengkapi dengan mendirikan area hot spot dan jangka panjang akan dilengkapi dengan kafetaria, tempat belajar anak, taman bermain dan mini market.

"Nantinya ada juga ruangan VIP untuk para tamu pejabat luar daerah," ujarnya.

Upaya mewujudkan wisata perpustakaan tersebut, katanya, akan lebih menonjolkan unsur pendidikan bukan kegiatan untuk bersenang-senang dengan banyak menghabiskan uang namun lebih bersifat edukatif.

Ia mengharapkan, adanya wisata perpustakaan ini membawa dampak adanya peningkatan kualitas masyarakat dan dapat menjadi salah satu tujuan wisatawan luar daerah yangh ingin mendapatkan referensi ilmu pengetahuan.

Selain itu, adanya wisata perpustakaan diharapkan dapat memberi variasi obyek wisata tidak hanya bertumupu pada wisata pantai dan wisata sejarah dan diharapkan meningkatkan jumlah wisatawan.

"Banyaknya jumlah pengunjung yang datang ke perpustakaan, kami harapkan semakin tinggi minat baca masyarakat kita, dan kami berharap program ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa," ujarnya.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News