PENGAMAT: MP3EI PERLU DUKUNGAN PENDANAAN SWASTA

         Jakarta, 30/4 (ANTARA) - Program Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) masih terkendala masalah pendanaan.

        "Tidak mungkin pemerintah bisa mendanai semua proyek pembangunan ekonomi. Diperlukan investasi dari pihak swasta agar program tersebut dapat terlaksana dengan baik," kata pengamat ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Latief Adam di Jakarta, Senin.

        Menurut Latief, selama ini proyek "public private partnership" (PPP) yang dicanangkan pemerintah tidak berjalan dengan lancar. Pemerintah seharusnya menganalisis masalah tersebut.

        "Sebelum pemerintah membuat program baru, pemerintah harusnya belajar dari kegagalan program sebelumnya. Sudah saatnya pemerintah memberikan insentif fiskal kepada pihak swasta jika berinvestasi di dalam negeri," katanya.

        Lebih lanjut ia berpendapat pemerintah harus membuat kebijakan yang mendukung investasi di dalam negeri. Selama ini, katanya, banyak peraturan di daerah yang menghambat investasi.

       Menurut dia, pemerintah harus membuat kebijakan agar investor berminat menanamkan modalnya di dalam negeri sebab jika pemerintah melakukan utang untuk mempercepat program MP3EI, hal tersebut akan merugikan rakyat.

        Latief menambahkan, selama ini tidak ada sanksi yang tegas bagi birokrat jika tidak melaksanakan program kerjanya dengan baik.

       Saat ini, sangat sulit mengukur kinerja pemerintah, rencana kerja pemerintah indikatornya masih kurang jelas. Hal tersebut harus diperbaiki segera oleh pemerintah," katanya.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News