Pengobatan Gratis

Muntok, Bangka Barat, 13/7 (ANTARA) - Ratusan warga Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Rabu (13/7) mengikuti pengobatan gratis yang diselenggarakan Dinas Kesehatan setempat dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.
 
"Kami secara rutin dan terjadwal turun ke setiap kecamatan dan desa terpencil, melayani langsung warga yang ingin berobat secara gratis," kata koordinator kegiatan pengobatan gratis, dr Lina di Muntok, Rabu. Ia menjelaskan, sejumlah perawat siap melayani warga yang ingin berobat secara gratis, khususnya penyakit ringan dan memeriksa kondisi kesehatan untuk dilakukan pengobatan lanjutan. "Rata-rata warga yang berobat mengidap hepertensi dengan usia di atas 40 tahun, penyakit kulit akibat jamur, reumatik dan infeksi kulit dan gangguan pada pernapasan," ujarnya. Ia mengatakan, persedian obat relatif cukup karena sengaja diadakan khusus untuk kegiatan bantuan sosial dari Dinas Kesehatan untuk membantu warga yang tidak punya uang untuk berobat. "Kegiatan pengobatan gratis masal ini bersifat insidentil seperti terjadi bencana alam, daerah yang jauh dari pusat kesehatan atau rumah sakit, sehingga petugas kesehatan langsung turun ke daerah tersebut menggelar pengobatan gratis," ujarnya.

Menurut dia, bagi warga yang ingin berobat lanjutan bisa langsung ke puskesmas atau rumah sakit yang juga dilayani secara gratis dengan persyaratan mengantongi kartu tanda penduduk (KTP) Bangka Barat. "Tahun ini sudah mulai berjalan berobat gratis bagi warga Bangka Barat, sebagai realisasi visi dan misi bupati mewujudkan Bangka Barat yang sehat, mandiri dan sejahtera," ujarnya. Pemkab Bangka Barat menyediakan anggaran sekitar Rp5 miliar dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk menjalankan program pengobatan gratis ini, sehingga warga tidak perlu khawatir tentang biaya karena sudah ditanggung pemerintah.

"Kami juga dituntut memberikan pelayanan lebih optimal kepada pasien, tidak membedakan pasien miskin dan kaya, semuanya mendapatkan pelayanan yang sama," ujarnya.
   
Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News