PENYEDIA JASA PENJUALAN ELEKTRONIK DIRIKAN ASOSIASI

         Jakarta, 3/5 (ANTARA) - Penyedia jasa penjualan elektronik (e-commerce) mendirikan Asosiasi E-Commerce Indonesia atau IDEA (Indonesian E-Commerce Association).

        "Kami ingin menciptakan industri yang sehat dan menjadi jembatan untuk menjalin hubungan yang baik antar pemain dalam industri dengan para mitra, termasuk pemerintah," kata ketua Dewan Pengurus IDEA, Daniel Tumiwa di Jakarta, Kamis.

        Daniel mengungkapkan hal tersebut dalam peluncuran IDEA yang per 3 Mei memiliki 10 anggota yaitu Berniaga.com, Bhinneka.com, BliBli.com, Dealgoing.com, Gramedia.com, Kaskus.us, Multiply.com, Plasa.com, Tokobagus.com, Tokopedia.com.

        "Peraturan e-commerce kerap terlambat dibanding kegiatan usaha, yang ada saat ini baru Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, tapi perdagangan di luar transaksi elektronik belum termasuk, harapannya bila terbentuk asosiasi maka ada standar sendiri sehingga industri ini dapat berkembang dengan baik," katanya.

        Daniel mengakui bahwa hingga saat ini belum ada data yang menunjukkan nilai penjualan elektronik secara keseluruhan baik data dari pemerintah maupun pelaku usaha, masalah lain adalah minimnya pemahaman konsumen mengenai penjualan elektronik.

        "Pengguna internet di Indonesia sangat unik karena mereka kerap menyalahgunakan suatu situs internet yang seharusnya tidak digunakan untuk berjualan menjadi tempat berjualan, karena itu selain pembuatan standar pada pelaku usaha kami juga ingin mengedukasi konsumen," katanya.

        Hal itu terjadi karena masyarakat Indonesia harus mencari jalan sendiri untuk memperbaiki kesejahteraan dan internet dapat menjadi panggung untuk berdagang.

        "Dengan 55 juta pengguna internet dan 57 persen masyarakat Indonesia berbelanja secara "online" kami melihat bahwa kebutuhan pelaku usaha 'e-commerce' agar bergabung dalam satu asosiasi semakin kuat," jelas Daniel.

        Selain edukasi, kegiatan lain yang ingin dilakukan oleh IDEA adalah melakukan promosi, pengembangan sumber daya, teknologi ttg e-commerce dan menjalin hubungan dengan instansi terkait seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Keuangan, Dirjen HAKI, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia dan lainnya.

        Meski belum membuat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, Daniel yakin ketentuan penerimaan anggota akan dapat selesai dalam waktu tiga bulan.

        "Anggota yang diterima kemungkinan besar adalah perusahaan berbadan hukum," jelas Country Manager Indonesia Multiply.com itu.

        Adapun susunan kepengurusan IDEA adalah Dewan Penasehat terdiri dari William Tanuwijaya (Tokopedia.com) selaku Ketua, Ken Dean Law (Kaskus.us), Kusumo Martanto (BliBli.com), Edward Kim (DealGoing.com), Edi Taslim (Gramedia.com), Hendrik Tio (Bhinneka.com), Dwi T. Cahyono (Multiply.com), Remco Lupker (Tokobagus.com), Jullian Gafar (Berniaga.com) dan Aris Siswoko (Plasa.com) sebagai para Wakil Ketua.

        Sedangkan Dewan Pengurus yang bertugas untuk kegiatan operasianal adalah Daniel Tumiwa (Multiply.com) sebagai Ketua dan Arnold Sebastian Egg (Tokobagus.com) sebagai Wakil Ketua.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News