Penyelamatan Spesies Penyu melalui Kajian Lokasi Budidaya Penangkaran

Muntok (15/04/2016) Litbangnews-Bappeda. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bangka Barat menjalin kerja sama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran untuk mencari lokasi budidaya yang tepat dalam penangkaran penyu di wilayah Kabupaten Bangka Barat. Kerja sama ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan salah satu program Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappeda Kabupaten Bangka Barat, yaitu Kajian Lokasi Budidaya Penangkaran Penyu. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FPIK Unpad dengan Bappeda Kabupaten Bangka Barat dilakukan di Ruang Executive Lounge Unpad, Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Selasa (12/04).

Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FPIK Unpad Dr. Ir. Iskandar, M.Si., dengan Kepala Bappeda Kabupaten Bangka Barat yang diwakilkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Bappeda Kabupaten Bangka Barat Romi’at, S.P., M.E..

Di Kabupaten Bangka Barat, terdapat beberapa lokasi yang menurut laporan masyarakat menjadi tempat pendaratan penyu, namun populasinya semakin menurun dikarenakan perburuan yang dilakukan oleh masyarakat. Selain itu, sejak adanya aktivitas penambangan di laut dalam beberapa tahun terakhir, penyu tersebut tidak lagi naik ke pantai untuk bertelur.  

Penyu merupakan salah satu spesies yang dilindungi berdasarkan ketentuan dunia internasional yaitu Appendix I CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna) dan Undang-Undang RI yaitu Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan aturan pelaksanaannya Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Dari enam spesies penyu yang ada di Indonesia, dua diantaranya terdapat di Bangka Barat, yaitu Penyu Hijau (Chelonia mydas) dan Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea).

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Bidang Litbang Bappeda berupaya untuk melestarikan penyu dengan melakukan budidaya penangkaran sehingga ke depannya dapat menjadi kawasan konservasi. Tim Peneliti FPIK Unpad akan datang ke Kabupaten Bangka Barat untuk meninjau lebih lanjut lokasi penelitian dan akan melibatkan tim internal Pemerintah Kabupaten Bangka Barat serta masyarakat setempat. ***

 

Sumber: 
Litbang Bappeda
Penulis: 
Tri Susanti
Fotografer: 
Indra Gunawan
Editor: 
Danu Utama
Tags: 
Kerjasama Bappeda Kabupaten Bangka Barat dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran

Berita

25/05/2018 | babel.antaranews.com
25/05/2018 | babel.antaranews.com
24/05/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
24/05/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
23/05/2018 | babel.antaranews.com
22/05/2018 | babel.antaranews.com
21/05/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
21/05/2018 | babel.antaranews.com