Penyelenggaran Festival Tari Sejiran Setason Tahun 2017

Muntok (14/07/2017) Diskominfo. Penyelenggaraan Festival Tari Sejiran Setason Tahun 2017 tadi malam sangat meriah (13/07). Festival yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat di bawah Bidang kebudayaan ini dilangsungkan di Gedung Majapahit Unmet Muntok.  

Festival Tari Sejiran Setason tahun ini mengusung tema Kreativitas Tari Pada Proses (Rangkaian) Adat Masyarakat Daerah, Berbasis Seni kerakyatan. Festival itu diikuti oleh lima sanggar yang ada di Kabupaten Bangka Barat, diantaranya tiga sanggar yang berasal dari Muntok, yakni Sanggar Seruni, Dayang Molek, Kampus Seni. Satu sanggar dari Tempilang, yaitu STKB dan satu sanggar lagi dari Jebus, yakni Sanggar Mempanggung.

Bertindak sebagai juri festival, Bidang Kebudayaan mengundang pakar seni dan budaya dari luar Kepulauan Bangka Belitung. Ir. Dra. Ertis Yulia Manikam yang menjabat Manajer Informasi Budaya dan Wisata Taman Mini Indonesia Indah dan Drs. H. Raja A.M.Hum selaku Dosen Jurusan Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Penghargaan yang dijatuhkan juri terdiri dari empat kategori, antara lain Kategori Penyaji Unggulan Terbaik yang diberikan kepada tiga sanggar, yaitu Sanggar Kampus Seni, Sanggar Seruni, dan Sanggar Dayang Molek. Kategori Penata Tari Terbaik jatuh pada Sanggar Kampus Seni, kategori Penata Musik Terbaik untuk Sanggar Seruni, dan kategori Penata Rias/Busana Terbaik diberikan kepada Sanggar Dayang Molek. Untuk Juara Umum pada festival tahun ini jatuh pada Sanggar Kampus Seni dengan nilai tertinggi.

Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Kebudayaan, Bambang Haryo Suseno, yang menjadi koordinator festival memberi tanggapan terhadap penyelenggaraan festival malam tadi.

“Secara umum, festival tahun ini lebih rapi dari tahun sebelumnya. Dari sisi kuantitas, ada peningkatan jumlah sanggar yang ikut serta, yakni lima sanggar, dari jumlah tahun lalu hanya empat sanggar. Dari sisi kualitas, kita agak kuatir untuk tampil di tingkat provinsi. Ini mengacu kepada komentar juri di mana persembahan tari yang ada masih banyak yang mesti dibenahi", imbuhnya.

“Untuk kedepannya, diharapkan Festival Tari Sejiran Setason ini dapat diikuti dengan jumlah sanggar yang lebih banyak lagi dengan kualitas garapan yang baik dari tahun ini”, tambah Bambang.

Walaupun sempat diguyuri hujan, festival itu tetap mengundang animo masyarakat. Terbukti dengan isi ruangan gedung tempat penyelenggaraan festival itu dipenuhi oleh tamu undangan, pendukung-pendukung sanggar dan penonton.***

Sumber: 
Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Penulis: 
Muhammad Erfan
Editor: 
M. Amrullah

Berita

14/07/2017 | Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
04/07/2017 | Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Bangka Barat
03/07/2017 | Bagian Komunikasi Humas dan Protokol
19/06/2017 | Bagian Komunikasi Humas dan Protokol
19/06/2017 | Bagian Komunikasi Humas dan Protokol
09/06/2017 | DISKOMINFO BANGKA BARAT
08/06/2017 | Diskominfo Babar
26/05/2017 | Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Bangka Barat