Penyerahan Bantuan Hibah Gerobak Pedagang Kaki Lima dan Sertifikat Halal

Muntok (19/12/2017) Diskominfo – Bertempat di Kawasan Wisata Kampung Iklim Telukrubiah Muntok, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian sore tadi (19/12) menyerahkan bantuan hibah gerobak dagang dan perlengkapannya kepada para pedagang kaki lima di kawasan itu.

Penyerahan simbolis gerobak sebanyak 15 unit itu diserahkan oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, S.H., dan didampingi oleh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian, Camat Muntok dan jajaran kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bangka Barat lainnya. Bantuan gerobak yang diterima oleh setiap pedagang kaki lima itu terdiri dari satu unit gerobak dilengkapi dengan 6 buah kursi plastik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati berkata, “Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berusaha untuk melakukan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima dan pemberian bantuan hibah gerobak itu merupakan salah satu bentuk pemberdayaan bagi para pedagang kaki lima.”

Wakil Bupati melanjutkan bahwa tujuan pemberian hibah gerobak itu untuk meringankan beban pengeluaran para pedagang dengan menyediakan sarana prasarana dan menata serta memperindah Kawasan Wisata Kampung Iklim Telukrubiah.

Koordinator bantuan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian, Seviliana, S.A.N, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan yang kali kedua. Pada tahun 2016, bantuan gerobak dan perlengkapannya sebanyak 17 unit telah disalurkan kepada pedagang di Kawasan Wisata Kampung Iklim itu, atau yang dikenal dengan Bozem Telukrubiah. Tahun depan, bantuan sebanyak 6 unit gerobak dan perlengkapannya juga telah direncanakan kepada para pedagang di kawasan itu. Semua bantuan itu murni dari APBD Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

“Daftar penerima bantuan gerobak berdasarkan proposal yang masuk ke kami. Pedagang yang menerima bantuan pada tahun ini adalah mereka yang telah memasukkan proposal di tahun kemarin. Begitu juga proposal yang masuk tahun ini, akan disalurkan tahun depan,” ujar Seviliana, S.A.P.

Seviliana, S.A.P., yang menjabat sebagai Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri itu juga menambahkan, “Bantuan hibah ini untuk menata letak pedagang yang ada di kawasan wisata agar lebih rapi dan indah.”

Ia juga mengungkapkan bahwa penataan Kawasan Wisata Kampung Iklim itu merupakan kerjasama lintas instansi Pemerintah Kabupaten. Di mana Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah bertindak sebagai leading sector, Dinas Pekerjaan Umum sebagai OPD yang membangun infrastuktur kawasan, sedangkan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian menata kawasan para pedagang.

Di samping penyerahan bantuan hibah, sore itu juga Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian menyerahkan sertifikat halal kepada 7 pemilik usaha makan dan minum yang ada di Kabupaten Bangka Barat. Di antaranya Rumah Potong Sapi milik Sentoji, Rumah Potong Unggas milik Hayat, Al Cafe & Resto milik Pipin, Kemplang Udang milik Roba’ah, KWT Lestari (Minuman Jamu Serbuk) milik KWT Lestari, Getas Lengkir milik Iryani, dan Madu Kelulut milik Saidin.

Program Sertifikat Halal ini merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kabupaten Bangka Barat, A’ad Tirta Fujaka, S.Sos., mengungkapkan bahwa pengajuan sertifikat halal bagi produk dan usaha perdagangan makanan minuman ini tidak dipungut biaya. Ia juga menambahkan bahwa bagi pemilik usaha yang ingin mengajukan sertifikat halal harus memiliki izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT) terlebih dahulu. PIRT sendiri dapat diajukan ke Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

“Pada tahun 2018, kami mengusulkan kurang lebih 125 sertifikat halal ke Pemerintah Provinsi. Selain ke Pemerintah Provinsi, sertifikat halal juga dapat diajukan ke Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia melalui usulan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian. Begitu juga dengan sertifikat brand dan Hakki,” tutur A’ad Tirta Fujaka, S.Sos.***

Sumber: 
Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian Kab. Bangka Barat
Penulis: 
Muhammad Erfan
Editor: 
Muhammad Amrullah

Berita

17/04/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
16/04/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
07/04/2018 | Bagian Komunikasi Humas dan Protokol
04/04/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
03/04/2018 | Diskominfo Kab. Bangka Barat
02/04/2018 | Bagian Komunikasi Humas dan Protokol