Perkuat Toleransi dan Kerukunan Bupati Ajak FKUB Bangka Barat Belajar ke Singkawang

Singkawang (06/12/2019) Bupati Bangka Barat, Markus S.H., didampingi Kepala Badan Kesbangpol, Kabag Kesra, para camat, dan FKUB serta MUI Bangka Barat melakukan kunjungan dan tukar pikiran mengenai toleransi dan kerukunan umat beragama di Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat.

Sehari sebelumnya (5/12) Kepala Kesbangpol Kabupaten Bangka Barat bersama Kabag Kesra, Para Camat se Bangka Barat,  MUI dan FKUB Bangka Barat telah bersilaturahmi ke kantor Badan Kesbangpol kota Singkawang yang diterima langsung oleh Sekretaris Badan Kesbangpol didamping oleh FKUB kota Singkawang.

Kedatangan Bupati Markus bersama rombongan diterima langsung oleh Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, S.E., didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra, Kepala Badan Kesbangpol, perwakilan Kemenag, MUI dan Ketua dan anggota FKUB kota Singkawang, bertempat di ruang rapat Walikota Singkawang, Jumat (6/12).

Bupati Markus dalam sambutannya mengatakan bahwa kedatangan rombongan dari Bangka Barat ke kota Singkawang ini untuk belajar, bertukar pikiran dan berdiskusi tentang toleransi dan kerukunan yang ada di kota Singkawang, yang mana diketahui bahwa kota Singkawang meraih predikat kota tertoleran di Indonesia pada tahun 2018.

Bupati Markus menjelaskan bahwa banyak kesamaan antara Kabupaten Bangka Barat dan Kota Singkawang.

“Selama ini keharmonisan di Bangka Barat selalu terjaga dengan baik, serta budaya saling menghormatinya tinggi,” jelas Markus..

Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa kota Singkawang seperti miniaturnya Indonesia karena semua etnis ada di kota ini.

Dia juga menegaskan sejatinya kebersamaan, kerukunan dan toleransi dimulai dari diri sendiri.

"Selalu harus ada kata saling. Saling toleran, saling menghargai, saling menghormati. Semua harus bergandengan tangan tapi utamanya kebijakan pemimpin harus dimulai sehingga yang bawahan bisa ikut," beber dia

Dia juga menjelaskan bahwa predikat kota tertoleran yang diperoleh Kota Singkawang karena peran penting FKUB berserta seluruh stake holder yang ada, Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

 

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
d_lm
Fotografer: 
d_lm