Pjs. Bupati Buka Pertemuan Lintas Sektoral Stunting Bangka Barat

Muntok- Pjs. Bupati Bangka Barat, Drs. H. Sahirman, M. Si., membuka pertemuan lintas sektoral stunting pada Jumat, 20 November 2020. Pertemuan ini diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat bertempat di Operational Room 2 gedung Sekretariat Daerah.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan drg. Achmad Syaifuddin, perwakilan kecamatan, Kepala Puskesmas se-Bangka Barat serta Kepala desa Lokus Stunting Bangka Barat.
Di Bangka Barat berdasarkan elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat, per Agustus 2020 prevalansi stunting Bangka Barat adalah sebesar 12.38 %. Akan tetapi, jika dilihat prevalansi balita stunting ditingkat desa, masih ada desa yang prevalansinya diatas 20%. Hal inilah yang menjadi dasar pertemuan lintas sektoral stunting Kabupaten Bangka Barat dengan tujuan menurunkan prevalansi stunting serta menciptakan sinergi di bidang kesehatan dan non kesehatan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Bangka Barat.
Dalam kesempatan ini Sahirman mengatakan stunting merupakan salah satu gangguan tumbuh kembang yang dapat terjadi pada anak dan menjadi penyebab resiko penurunan produktivitas Sumber Daya Manusia pada suatu bangsa. Penurunan Stunting telah dijadikan program prioritas nasional oleh pemerintah pusat, dimana upaya penurunan angka stunting di Indonesia harus mencapai target yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo yaitu berada di angka 14% pada tahun 2024 atau di bawah 680 ribu per tahun.
"Hal ini juga yang melatarbelakangi dilakukannya intervensi pemerintah daerah terhadap penanganan stunting di Kabupaten Bangka Barat," katanya.
"Saya selaku Bupati mengimbau mulai dari OPD terkait, camat, kepala desa, kepala puskesmas agar bekerja sama dan saling bersinergi sebagai bentuk intervensi pemerintah daerah dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Bangka Barat," tutupnya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Yogie
Fotografer: 
Dony
Editor: 
Wahyu Pratiwi