POLMAN CIPTAKAN MESIN PENYULINGAN MINYAK KAYU PUTIH

     Sungailiat, Bangka, 27/4 (ANTARA)- Politeknik Manufaktur (Polman) Negeri Bangka Belitung, akan menciptakan mesin penyulingan minyak kayu putih untuk membantu Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah meningkatkan produksi minyak atsiri tersebut.

     "Saat ini kami masih melakukan survei ke lapangan untuk mengetahui peluang dan tantangan yang akan mendukung perkembangan usaha minyak kayu putih dan dalam waktu dekat mesin penyulingan akan kami produksi," ujar Direktur Polman Negeri Babel, Budi Tjahjono di Sungailiat, Jumat.

     Ia mengatakan, pembuatan mesin tersebut tindak lanjut terhadap kerja sama antara Polman dengan Pemkab Bangka Tengah, karena keterlibatan Polman dalam percepatan pertumbuhan perekonomian daerah merupakan salah satu wujud pengaplikasian Tridharma Perguruan Tinggi.

     "Jumlah unit mesin yang akan dibuat nantinya, sampai saat ini kami belum memprediksikannya karena masih menunggu hasil survei, namun akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat karena ketersediaan teknologi yang memadai akan mempercepat perkembangan usaha mereka," ujarnya.

     Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, saat ini sedang berkonsentrasi mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah yang bergerak di bidang penyulingan minyak kayu putih di Dusun Nadi Kecamatan Lubuk Besar sebagai salah satu sektor unggulan daerah.

     Untuk mendukung upaya  tersebut, sebelumnya, pada 2011, Pemkab Bangka Tengah telah menyalurkan
bantuan satu unit mesin penyulingan minyak kayu putih senilai Rp30 juta  guna mempermudah kelompok UMKM itu dalam memproduksi minyak kayu putih.

     Selain itu, Pemkab Bangka Tengah, pada awal tahun ini juga telah menjalin kerja sama dengan CV Sumber Alam Solo untuk membantu dalam  pemasaran produk minyak kayu putih.

     "Tahun ini, Pemkab Bangka Tengah juga menjalin kerja sama dengan Polman dalam hal penciptaan
teknologi tepat guna (TTG) yakni berupa mesin penyulingan munyak kayu putih dan sebagai komitmen Polman dalam mengabdi untuk kepentingan  masyarakat," ujarnya.

     Menurut dia, kerja sama bidang pembuatan mesin penyulingan minyak kayu putih dengan Pemkab Bangka Tengah merupakan yang pertama kalinya bagi Polman, sehingga hasilnya belum bisa diketahui, namun diharapkan  kontribusi mesin yang baru akan diproduksi tersebut berdampak positif bagi perkembangan usaha masyarakat.

     Ia mengatakan, saat ini dari  enam kabupaten dan satu kota seprovinsi Babel yakni Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang, maka Bangka Tengah merupakan daerah yang sudah  menjalin kerja sama dengan Polman.

     "Polman menyambut baik kerja sama itu karena perkembangan daerah dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat pada dasarnya tidak terlepas dari peran serta dukungan para akademisi dari sebuah perguruan tinggi sebagai komponen dalam suatu daerah," ujarnya.

     Ia berharap, upaya pembuatan mesin penyulingan  minyak kayu putih tersebut dapat berjalan lancar sesuai dengan perencanaan karena keberadaan mesin tersebut dapat membantu kelompok
UMKM Dusun Nadi dalam meningkatkan produksi minyak kayu putih.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News