POLRES BANGKA BARAT GALAKKAN OPERASI PERANGI NARKOBA

Simpang Teritip, Bangka Barat, 9/11 (ANTARA) - Kapolres Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung AKBP Solihin menyatakan pihaknya akan menggalakkan operasi untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika psikotropika dan bahan adiktif (Narkoba) di daerah itu.

"Polda Babel beserta jajarannya akan melaksanakan Operasi Antik atau operasi anti narkoba dalam waktu dekat ini untuk menanggulangi peredaran yang semakin mengkhawatirkan," ujarnya di Simpang Teritip, Rabu.

Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi masuknya peredaran narkoba dari Pulau Sumatera ke Pulau Bangka, Polres Bangka Barat akan memperketat penjagaan di dua pintu masuk utama yaitu Pelabuhan Tanjung Kalian dan Pelabuhan Muntok.

"Untuk dua jalur resmi tersebut, kami sudah menempatkan beberapa anggota untuk berjaga dan memeriksa pendatang yang dianggap mencurigakan," ujarnya.

Menurut dia, yang menjadi masalah serius dalam mengantisipasi peredaran narkoba adalah banyaknya jalur tidak resmi seperti pelabuhan kecil yang tersebar di sepanjang bibir pantai Pulau Bangka "Meskipun dalam pelaksanaannya sulit dilakukan, tetapi kami akan memaksimalkan penjagaan di seluruh jalur tak resmi dengan menempatkan beberapa petugas untuk berpatroli secara intensif di daerah tersebut," ujarnya.

Pada 2010, di Bangka Barat terjadi 19 kasus narkoba dan pihak berwajib sudah menetapkan 17 tersangka, sementara pada 2011 dari Januari sampai Juni sudah terdapat 17 kasus dan 15 ditetapkan sebagai tersangka.

"Peningkatan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Bangka Barat harus segera dicegah untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan, remaja merupakan sasaran empuk para pengedar karena pada masa tersebut seseorang baru mencari jati diri, munculnya rasa penasaran, coba-coba dan sikap ingin tahu tinggi.

Menurut dia, tertangkapnya para pengedar narkoba di Jakarta, sebagian besar melalui jalur pintu masuk tidak resmi, para pengedar memanfaatkan kesempatan akibat kelengahan petugas di jalur-jalur tersebut.

"Dengan pengalaman tersebut, kami akan mengintensifkan patroli dan pengawasan para petugas di jalur-jalur tersebut agar peredaran narkoba dapat diminimalkan," ujarnya.

Selain patroli para petugas kepolisian, ia mengharapkan, masyarakat juga proaktif untuk melaporkan setiap kejadian di daerah masing-masing ke aparat setempat, atau dapat juga melaporkan ke nomor telepon seluler pribadi Kapolsek dengan nomor 0813 6898 9393.

Ia mengharapkan, seluruh anggota kepolisian untuk berbaur dengan masyarakat dan masyarakat juga tidak perlu takut dengan polisi karena polisi adlah pelindung masyarakat.

"Kami mengharapkan terjadi sinergi yang baik antara polisi dengan masyarakat sehingga kondisi keamanan semakin terkendali dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman," ujarnya.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News