Rapat Bina Pamong Desa Kundi Kecamatan Simpang Teritip

Muntok ( 08/02/2017 )-Kominfo. Kegiatan Bina Pamong di desa Kundi kecamatan Simpang Teritip pada hari ini (08/02) merupakan rapat pertama kali yang dilaksanakan di tahun 2017. Rapat Bina Pamong dilaksanakan di halaman kantor desa Kundi kecamatan Simpang Teritip, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Asisten Sekda, Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Camat Simpang Teritip, unsur FORKOPIMKA di kecamatan Simpang Teritip, Kades Kundi beserta seluruh jajarannya, para kepala desa, BPD, LPM, para kepala dusun, rt,rw, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda di kecamatan Simpang Teritip, dan masyarakat desa kundi. Melalui rapat bina pamong ini diharapkan dapat semakin mendekatkan dan mempererat hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dengan masyarakat di desa Kundi.

Konsep rapat Bina Pamong pada tahun ini mengalami sedikit perubahan dibandingkan tahun lalu,rapat bina pamong sebelumnya diselenggarakan di ibu kota kecamatan. Pada tahun ini rapat bina pamong akan dilaksanakan di desa-desa, hal ini bertujuan agar komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat desa dapat lebih Intensif. Beragam kendala yang dialami maupun kemajuan yang dicapai dapat lebih mudah diketahui dan di pantau langsung oleh pemerintah daerah.

Bina Pamong merupakan salah satu sarana untuk dapat menjalin komunikasi melalui tatap muka langsung antara masyarakat dengan kepala daerah maupun SKPD terkait. Melalui tatap muka ini di harapkan aspirasi masyarakat dapat lebih terakomodir, dan dapat disampaikan permasalahan yang ada agar penyelesaian maupun solusi dapat lebih cepat diberikan oleh pemerintah daerah.

Dalam Kesempatan kali ini Wakil Bupati Bangka Barat Markus, S.H, menyampaikan bahwa “rapat bina pamong ini penting agar proses pembangunan dan kesejahteraan daerah dapat segera terwujud dan kendala yang ada tidak menjadi polemik yang berkepanjangan, pembangunan yang dilaksanakan harus memahami dan memperhatikan aspirasi masyarakat.”

Seperti yang kita ketahui baru-baru ini kabupaten Bangka Barat mengalami musibah banjir, yang terparah di kecamatan simpang teriritip. Hingga saat ini akses jalan yang menghubungkan kecamatan Muntok sebagai ibu kota kabupaten dengan daerah lainnya adalah salah satunya di desa kundi ini. Hal ini dapat menjadi pembelajaran untuk kita semua, agar pengelolaan sumber daya alam harus mempertimbangkan dampak positif dan negatifnya bagi kepentingan kita semua.

Di akhir penutupan pidato Markus, S.H, menghimbau kepada seluruh masyarakat ”agar dalam menghadapi musim hujan ini agar lebih waspada serta tetap menjaga lingkungan sekitar untuk meminimalisir dampak negatif dari perubahan cuaca yang cukup ekstrem belakangan ini.”

Sumber: 
Diskominfo Babar
Penulis: 
Novie Adrian
Fotografer: 
Donny
Editor: 
M. Amrullah