Rapat Koordinasi Akhir Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Bangka Barat Tahun 2020

Muntok- Bupati Bangka Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten Sekretaris Daerah bidang Pemerintahan dan Sosial Drs.Muhammad Soleh,M.AP., membuka rapat koordinasi (rakor) akhir Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Bangka Barat Tahun 2020, bertempat di Operational Room 1 Gedung Sekretariat Daerah pada Rabu, 25 November 2020.
Rapat ini dihadiri oleh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepala ATR BPN Kabupaten Bangka Barat, Janto Simanjuntak, Camat Jebus serta Camat Simpang Teritip.
Kegiatan reforma agraria di Kabupaten Bangka Barat Tahun 2020 telah didukung dengan pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria berdasarkan SK Bupati No.188.45/164/1.3.1.1 tanggal 23 Maret 2020. Sedangkan upaya integrasi penataan aset (redistribusi tanah/legalisasi aset) dijalankan oleh Badan Pertanahan Nasional melalui program/kegiatan serta anggarannya.
M. Soleh mengatakan bahwa tujuan Reforma Agraria adalah untuk mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah dalam rangka menciptakan keadilan, menangani sengketa dan konflik sesuai dengan Perpres No.86 tahun 2018 tentang Reformasi Agraria.
"Untuk Kabupaten Bangka Barat, kegiatan Reforma Agraria telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan November 2020 melalui inventarisasi serta identifikasi data sumber Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan potensi penataan akses yang tersedia di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka Barat," tambahnya.
"Kegiatan ini juga sebagai bentuk perwujudan nyata dari kehadiran pemerintah daerah dalam pelaksanaan Reforma Agraria," katanya lagi.
"Dengan pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Bangka Barat diharapkan dapat memberikan manfaat dan kesepakatan bersama mengenai arah kebijakan dan penanganan Reforma Agraria serta penguatan kapasitas pelaksanaan Reforma Agraria yang akan berjalan," tutupnya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Yogie
Fotografer: 
Dony
Editor: 
Wahyu Pratiwi