Ratusan warga Muntok antusias manfaatkan pasar murah Ramadhan

Muntok, Bangka Barat (ANTARA) - Ratusan warga Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung antusias memanfaatkan kegiatan pasar murah Ramadhan yang digelar di halaman Kantor Camat Muntok.

"Harga berbagai kebutuhan pangan untuk memenuhi kebutuhan lebaran cukup terjangkau, kami sangat terbantu seiring meningkatnya harga tingkat pedagang di pasar," kata ibu rumah tangga, Rahayu di Muntok, Senin.

Menurut dia, kegiatan seperti itu hendaknya digelar beberapa kali di saat bulan puasa Ramadhan dan mendekati Idul Fitri agar semakin membantu masyarakat mendapatkan barang dengan harga murah.

Pada kegiatan yang digelar Pemkab Bangka Barat bersama Pemprov Babel tersebut berbagai bahan kebutuhan sehari-hari dijual dengan harga lebih murah sekitar 10 persen dibandingkan harga normal.

Tepung terigu di pasar harga Rp9.000 per kilogram dijual dengan harga Rp8.000, gula PSM di pasaran harga Rp15.000 dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram, beras premium biasa dijual Rp63.000 menjadi Rp57.500 per lima kilogram, sirup Rp10.000 per botol, garam Rp10.000 per pak dan sabun mandi Rp7.000 per empat buah.

Selanjutnya, harga daging sapi yang biasanya dijual dengan harga di kisaran Rp100.000 per kilogram dijual dengan harga Rp80.000 per kilogram.

"Kami berharap kegiatan itu bisa kembali digelar kembali sekitar satu minggu sebelum lebaran karena biasanya harga berbagai kebutuhan di pasar pada saat menjelang lebaran melambung tinggi," ujarnya.

Kegiatan pasar murah di Kabupaten Bangka Barat rencananya akan dilaksanakan sebanyak lima kali dengan menggandeng sejumlah distributor dari Pangkalpinang.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan barang dengan harga murah sekaligus sebagai upaya pemerintah menjaga stabilitas harga di daerah," kata Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat, Seviliana.

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan bersama antara pemkab dengan Pemprov Babel yang digelar rutin pada saat terjadi lonjakan harga di tingkat pedagang.

Sumber: 
babel.antaranews.com
Penulis: 
Donatus Dasapurna Putranta