RUPIAH KAMIS PAGI MELEMAH 10 POIN

Jakarta, 22/12 (ANTARA) - Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarBank di Jakarta Kamis pagi bergerak melemah 10 poin ke posisi Rp9.070 dibanding sebelumnya Rp9.060. Analis Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis mengatakan, mata uang rupiah kembali melemah terhadap dolar AS pagi ini. "Pelemahan juga terjadi terhadap mata uang dunia terutama euro setelah langkah agresif bank sentral eropa (ECB) gagal meyakinkan para pelaku pasar yang melanda kawasan Euro dapat terselesaikan," katanya. Ia mengatakan, ECB akan mengalokasikan sekitar 489,2 miliar euro dana pinjaman bagi sektor perbankan dalam jangka waktu tiga tahun, dengan harapan bank-bank Eropa akan dapat mengurangi risiko terkena dampak buruk krisis utang dan mengatasi masalah pendanaan. Meski demikian, sebagian kalangan analis menilai langkah ECB itu hanyalah satu dari banyak langkah yang diperlukan untuk membantu menanggulangi krisis utang kawasan Euro. Ia mengatakan, selama pembuat kebijakan Eropa belum menghadirkan sebuah solusi yang komprehensif, maka mata uang dunia termasuk rupiah masih akan tetap berada di bawah tekanan jual hingga beberapa bulan mendatang. "Langkah agresif bank sentral nampaknya tidak cukup mengejutkan pasar. Namun setidaknya membantu mengurangi kecemasan zona Euro untuk saat ini. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan ECB, jika ingin semua masalah di negara kawasan Euro segera selesai," katanya. Analis pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan, positifnya lelang obligasi Spanyol dan Jerman hanya memberi sentimen positif sesaat pada pasar mata uang dunia. "Risiko finansial belum dianggap menurun, sehingga sebagian pelaku pasar kembali masuk ke dalam dolar AS dan melepas mata uang berisiko," ujarnya.

(T.KR-ZMF/B/S004/S004) 22-12-2011 10:08:21

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News