TEH TAYU ICON BANGKA BARAT

 

   Muntok - Biasanya perkebunan teh berada di dataran tinggi yang berhawa dingin seperti didaerah pegunungan namun lain halnya dengan teh Tayu yang hidup di daerah dusun tayu  desa ketap kecamatan jebus kabupaten bangka barat yang hidup di dataran rendah.  teh yang memiliki citra rasa yang sedap tersebut menurut keterangan kadus Tayu, Asian kepada TVRI Perwakilan kepulauan Bangka Belitung dibawa oleh warga keturunan cina yang berasal dari RRT.

Asian menjelaskan bahwa karena masyarakat china mempunyai kebiasaan meminum teh setiap hari maka pada saat mereka akan ke Jebus  sebagai pekerja tambang di bangka khususnya di jebus ratusan tahun yang lalu tersebut membawa biji teh yang mereka tanam di jebus. Alhasil teh tersebut tumbuh karena kondisi geografis asal teh tersebut di RRT ternyata  sama dengan kondisi geografis di Jebus.

Masyarakat desa ketap  mempunyai kebiasaan menanam teh tayu tersebut di belakang halaman rumah mereka sebagai tanaman pagar, bahkan ada diantara tanaman teh tersebut berusia ratusan tahun.

Menurut Asian untuk menanam teh tayu tidak lama begitu sulit, mereka menanam teh tayu dengan cara mengambil biji yang sudah tua berwarna hitam yang ditanam dengan menggunakan polibag sebelum ditanam ditanah. Setelah sekitar enam bulan bibit teh  tumbuh mencapai sejengkal tangan orang dewasa teh tersebut dipindahkan ke tanah. teh yang telah dipindahkan ke tanah ditutupi dengan daun-daun agar dingin dan berfungsi sebagai pupuk , teh tersebut akan siap dipanen setelah berusia 2 tahun.

Asian lebih lanjut menjelaskan setelah siap dipanen maka para petani akan memetik pucuk teh tayu yang masih muda, setelah itu daun tersebut disangrai (digoreng tanpa minyak goreng). setelah selesai teh ditempatkan kedalam kantong plastik kemasan 1 kilogram,setengah kilogram seperempat kilogram untuk dijual ke pasaran. harga untuk satu kilogram teh tayu berkisar 300 ribu hingga 500riburupiah.

Bupati Bangka Barat, Ustadz H Zuhri M Syazali Lc MA telah mencanangkan teh tayu akan menjadi icon kabupaten bangka barat dan pemerintah kabupaten Bangka Barat akan mendatangkan para ahli untuk meneliti khasiat dan  kandungan yang terdapat di dalam teh Tayu. Pemerintah Bangka Barat juga akan   mendaftarkan hak paten teh Tayu sebagai budidaya asal kabupaten Bangka Barat.

Sejalan dengan program Bupati Bangka Barat  untuk menjadikan teh tayu sebagai icon Bangka Barat, Balai Penyuluhan Pertanian  atau BPP Jebus telah berupaya untuk mengembangkan teh tayu.

 

Menurut keterangan salah seorang petugas Balai Penyuluh Pertanian Jebus, Herwin Malik mengatakan bahwa saat ini BPP Jebus telah membudidayakan teh tayu mereka telah menyiapkan kurang lebih 4500 bibit teh tayu yang siap ditanam, BPP  Jebus juga  telah menanam kurang lebih 1500 bibit teh tayu yang akan dijadikan kebun inti.

Teh Tayu yang dijadikan sebagai kebun inti  setelah besar akan diambil bijinya untuk dikembangkan menjadi banyak. Dengan adanya program kebun inti tersebut akan diperoleh bibit teh tayu yang unggul. 

Selain membudidayakan teh Tayu dengan cara menanam biji BPP Jebus juga telah membudidayakan teh Tayu dengan cara stek, menurut Herwin jika menanam teh Tayu dengan menanam biji pertumbuhan teh Tayu sangat lambat, teh Tayu untuk  mencapai ketinggian sejengkat tangan orang dewasa diperlukan waktu 6 bulan sedangkan jika dengan cara distek dalam waktu 4 bulan sudah dapat mencapai ketinggian sejengkal tangan orang dewasa.

Teh tayu yang dipercaya memiliki khasiat dapat menurunkan kadar kolestrol, gula darah, darah tinggi kini sudah mulai ditanam dikantor kecamatan jebus  dan beberapa sekolah di kecamatan Jebus.

Kini teh Tayu telah memiliki komunitas pencinta teh Tayu yang didirikan oleh sekelompok anak muda yang menjual teh Tayu yang diolah menjadi aneka minuman  seperti teh Tayu susu, Teh Tayu susu coklat dengan harga yang terjangkau.

Mereka dapat menikmati teh Tayu sambil mengakses internet dari laptop mereka karena adanya layanan wifi di warung kopi tersebut. (lmyusuf)

Sumber: 
lmyusuf
Penulis: 
LMYusuf

Berita

14/11/2017 | Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
12/11/2017 | Arunasvara Musician Community
10/11/2017 | PPID Kab. Bangka Barat
07/11/2017 | PPID Kab. Bangka Barat
06/11/2017 | Diskominfo Babar
06/11/2017 | PPID KAB.BANGKA BARAT
03/11/2017 | PPID KAB.BANGKA BARAT
31/10/2017 | PPID KAB.BANGKA BARAT