Temu Wicara Bina Pamong Kecamatan Simpang Teritip

Berang, Simpang Teritip- Bertempat di halaman Kantor Desa Berang hari ini, Jumat, 6 Maret 2020 dilaksanakan kegiatan temu wicara antara Pemerintah Daerah, Camat, Kepala Desa dan BPD se-Kecamatan Simpang Teritip bersama warga dalam rapat bina pamong Desa Berang Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat.
Kegiatan dihadiri oleh Bupati Bangka Barat, Markus, S.H.,  Asisten Sekretaris Daerah bidang Pemerintahan dan Sosial , Kepala OPD Bangka Barat, Camat Simpang Teritip, Unsur Forkopimka,  Kepala Desa, BPD, LPM Se-Kecamatan Simpang Teritip, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat.
Kepala Desa Berang, Jumadi, menyampaikan tentang kondisi umum Desa Berang yang sebagian besar warga nya memiliki mata pencaharian sebagai petani, buruh, serta wiraswasta. 
"Desa Berang memiliki potensi yang luar biasa untuk bisa dikembangkan. Salah satunya adanya hamparan hutan yang sangat luas, biasa disebut warga dengan nama hutan Payak yang langsung terhubung dengan sungai jering dan laut yang sangat berpotensi untuk bisa dikembang kan sebagai kawasan hutan wisata", paparnya.  
Di dalam hutan tersebut masih terdapat hewan yang masih dilindungi diantaranya trenggiling, kancil rusa dan lain sebagainya. Yang menjadi kendala sekarang ini belum bisa di buka akses jalan untuk tranportasi yang layak. 
"Besar harapan kami kepada bapak Bupati Bangka Barat agar kiranya dapat membantu kami untuk bisa membuka akses jalan yang layak sehingga daerah tersebut dapat menjadi kawasan wisata yang layak bagi desa Berang khususnya dan untuk bangka barat secara umum", lanjutnya. 
Dalam sambutannya, Bupati Bangka Barat, Markus, SH, mengatakan rapat bina pamong merupakan agenda pemerintah daerah yang di gagas oleh Bupati langsung ke desa-desa agar bisa berinteraksi dan bertatap muka dengan masyarakat secara langsung sehingga apa yang menjadi pemasalahan ataupun kendala di Desa tersebut dapat segera diketahui. Dirinya menilai rapat bina pamong ini dianggap sangat efektif untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di desa.
Dalam sambutannya, beberapa hal yang ingin disampaikan terkait keberhasilan-keberhasilan yang telah dilakukan pada masa pemerintahan sekarang ini, misal di bidang pendidikan pemerintah kabupaten Bangka Barat di anggap sangat baik dan sempat mendapat apresiasi dari menteri pendidikan karena di Kabupaten Bangka Barat siswa SD dan SMP sudah di gratiskan SPP nya. Selain itu siswa  SD dan SMP yang baru masuk mendapat bantuan seragam dan tas sekolah dari pemerintah Kabupaten Bangka Barat. 
Pada kesempatan ini juga Markus, SH selaku Bupati Bangka Barat juga memberikan bantuan pembuatan Kartu BPJS Gratis kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dukcapil Kabupaten Bangka Barat, Drs. Rozali, menyampaikan kepada warga untuk segera merekam KTP Elektronik. 
"Bagi warga yang sudah memiliki surat keterangan untuk segera melapor ke dinas dukcapil untuk bisa di tukarkan dengan KTP elektronik. Kepada Penjabat Kepala Desa Mohon untuk mencatat dan merekapnya. Dan kepada warga yang pada tanggal 23 September 2020 nanti berusia 17 tahun akan di rekam oleh Dinas Dukcapil dan akan di berikan langsung KTP Elektroniknya secara langsung agar bisa mengikuti pilkada", katanya.  
Selanjutnya Bupati Markus menjawab pertanyaan dari warga mengenai sampai dimana kartu BPJS ini bisa di gunakan oleh warga. Bupati Markus menjelaskan Kartu BPJS ini bisa digunakan di dalam bangka barat ataupun di luar daerah bangka barat asal jalurnya benar. 
"Pemerintah kabupaten Bangka Barat bahkan memberikan bantuan kepada masyarakat bangka barat yang di rujuk di luar daerah berupa rumah singgah, bantuan transport dan akomodasi untuk bisa sedikit meringankan biaya bagi penderita", jelasnya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
erni
Fotografer: 
yoko
Editor: 
Wahyu