TES URINE PELAJAR WUJUDKAN SEKOLAH BEBAS NARKOBA

Muntok, Bangka Barat, 15/12 (ANTARA) - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, merencanakan pada 2012 melakukan program tes urine kepada para pelajar untuk mewujudkan sekolah bebas narkoba di daerah itu.

"Kami berencana membentuk satu unit sekolah di Bangka Barat menjadi sekolah percontohan sekolah bebas narkoba agar dapat diikuti sekolah-sekolah lainnya," ujar Pelaksana Harian BNK Bangka Barat, Agus Sunawan di Muntok, Kamis.

Ia menjelaskan, dengan terbentuknya sekolah bebas narkoba diharapkan penanggulangan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda di daerah itu dapat teratasi sehingga terwujud generasi muda yang sehat lahir dan batin.

" Kami merencanakan pada 2012 terwujud satu sekolah yang benar-benar bebas narkoba dengan melakukan tes urine terhadap murid sekolah tersebut yang diindikasikan memakai narkoba dengan melihat kondisi fisik siswa," ujarnya.

Dalam tes urine tersebut, katanya, akan menggunakan alat 'tespack' atau alat tes seperti tes urine ibu hamil, dari alat tersebut akan terdeteksi pemilik urine memakai narkoba atau tidak.

Ia mengatakan, 'tespack' atau alat tes urine tes psikologi berfungsi untuk mendeteksi paling mudah untuk mengetahui apakah si pemilik urine tersebut pernah mengkonsumsi narkoba atau tidak.

Alat tersebut, katanya, ada dua macam yaitu Speedytest dan Acon keduanya mudah digunakan dan kevalidannya mencapai 99 persen, hanya dengan tes melalui urine seseorang, disitu sudah bisa terlihat dia pernah menggunakan narkoba atau tidak.

Dengan adanya adanya satu sekolah bebas narkoba, katanya, diharapkan dapat memberi efek positif kepada sekolah lain sehingga seluruh siswa di Bangka Barat terbebas dari barang berbahaya dan merusak tersebut.

Saat ini di Kabupaten Bangka Barat terdapat sebanyak 35.966 siswa yang terdapat di Kecamatan Muntok 9.024 siswa terdiri dari 5.665 siswa SD, 1.696 siswa SMP, 1.665 siswa SMA, Simpang Teritip sebanyak 5.667 siswa terdiri dari 3.949 siswa SD, 1.165 siswa SMP, 553 siswa SMA, Selanjutnya, Kecamatan Jebus terdapat 9.741 siswa terdiri dari 6.654 siswa SD, 1.868 siswa SMP, 1.219 siswa SMA, Kalapa terdapat 6.619 siswa terdiri dari 4.255 siswa SD, 1.315 siswa SMP, 1.049 siswa SMA dan Tempilang terdapat 4.915 siswa terdiri dari 3.296 siswa SD, 1.042 siswa SMP dan 577 siswa SMA.

"Tes urine yang akan kami lakukan sebagai upaya mencegah pemakaian dan peredaran narkoba di kalangan generasi muda terutama kalangan pelajar, kami mengharapkan dengan berdirinya satu sekolah bebas narkoba dapat diikuti sekolah lain dan memberikan kontribusi dan perhatian kepada anak didiknya untuk menjauhi barang haram tersebut," ujarnya.

(T.KR-DSD/C/Y008/C/Y008) 15-12-2011

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News