Tingkatkan PAD, BP2RD Tertibkan Reklame Liar

Muntok - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah bekerjasama (BP2RD) dengan Satuan Polisi Pamong Praja melakukan penertiban reklame liar di seluruh kecamatan yang ada di Bangka Barat. Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak hari senin (23/03/2020) dimulai dari kecamatan Tempilang, dan berakhir hari rabu (01/04/2020) di kecamatan Muntok.
.
Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bangka Barat,  Sabar Maruli Tua, S.E., mengatakan penertiban itu merupakan agenda rutin pihaknya dan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak reklame.
Penertiban ini, lanjut dia, mengacu pada peraturan daerah nomor 5 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kab. Bangka Barat Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah pada pasal 19 ayat 4 yang berbunyi dalam hal reklame diselenggarakan melalui pihak ketiga, pihak ketiga tersebut menjadi Wajib Pajak Reklame.

Dari pantauan puluhan spanduk tidak berizin terpaksa dicopot. Kalau ada izin dipastikan bahwa izin telah kadaluarsa dan tidak akan diperpanjang kembali.

Ditemui dilapangan saat penertiban, Kepala Bidang Pendataan, Penilaian dan Penetapan, Herry Indarto mengatakan bahwa reklame atau spanduk  yang dicopot adalah reklame di toko-toko yang rata-rata tak berizin, dan sebagian lagi sudah kadaluarsa.

 “Selain tanpa izin, banyak spanduk, baliho dan reklame yang masa izinnya juga sudah habis”, terangnya.
Ia menambahkan, dari reklame yang terpasang itu, jika benar-benar optimal dilakukan dan sesuai aturan maka PAD Kabupaten Bangka Barat dari sektor pajak ini bisa lebih baik dari sebelumnya.
PAD sektor pajak reklame tahun 2019 lalu sebesar Rp. 391.053.946,50, terangnya.

“Makanya kami targetkan, pendapatan dari sektor pajak reklame ini harus bisa meningkat tahun 2020”, tegas Herry.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
d_lm
Fotografer: 
d_lm / Yogie / Erni