UMUM - 1.000 WARGA KELAPA IKUTI JALAN SEHAT

Kelapa, Bangka Barat, 30/10 (ANTARA) - Lebih dari seribu warga Kecamatan Kelapa, Bangka Barat, pada Minggu (30/10) mengikuti Jalan Sehat Anti Narkoba yang digelar Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bangka Barat dalam rangka Hari Anti Narkoba Internasional (HANI).

"Peserta diperkirakan mencapai 1.500 orang, sesuai jumlah kupon undian doorprize yang dicetak, kami juga tidak menyangka antusiasme warga akan sebanyak ini," ujar Agus Sunawan, Pelaksana Program BNK Bangka Barat di Kelapa, Minggu.

Ia menjelaskan, jalan sehat dimulai pukul 06.00 WIB menempuh jarak sekitar lima kilometer dengan mengambil start di Terminal Kelapa melewati Jalan Kayu Arang - Jalan Raya Pangkalpinang-Muntok, Jalan tembus Terminal dan kembali ke Terminal Kelapa.

Jalan sehat sebagai salah satu upaya Pemerintah Daerah Bangka Barat untuk menyosialisasikan pentingnya penanggulangan narkotika dan obat terlarang tersebut dibuka oleh Ketua BNK Bangka Barat yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Bangka Barat H Sukirman dan Sekertaris Daerah Bangka Barat Ramli Ngadjum.

Setelah mengikuti jalan sehat, masyarakat kembali berkumpul di Terminal Kelapa mengikuti pembagian sejumlah hadiah yang diundi panitia. Warga terlihat antusias menunggu kegiatan tersebut.

"Untuk memeriahkan suasana, Panitia juga memberikan berbagai doorprize untuk para peserta berupa satu unit kulkas, empat buah sepeda gunung, seterika, kipas angin, dispenser dan barang elektronik lainnya," ujarnya.

Setelah kegiatan jalan sehat, dilanjutkan dengan Ikrar Pelajar Anti Narkoba yang diikuti sebanyak 160 orang siswa utusan dari 16 Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Bangka Barat.

Dalam ikrarnya, para pelajar tersebut menolak dan berjanji ikut berpartisipasi dalam mengantisipasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di sekolah masing-masing dan bermitra dengan pihak kepolisian.

Kegiatan Ikrar Pelajar Anti Narkoba tersebut disaksikan langsung Wakapolres Bangka Barat , Kapolsek Kelapa, beberapa pejabat Pemerintah Daerah Bangka Barat dan tokoh masyarakat setempat.

Agus menambahkan, pada 2011 BNK Bangka Barat berhasil membentuk 17 satuan kader anti narkoba di sekolah-sekolah di Bangka Barat yaitu di delapan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu SMP Negeri 1 Muntok, SMP N 2 Muntok, SMP N 5 Muntok, SMP N 1 Kelapa, SMP N 1 Teritip, SMP N 1 Tempilang, SMP N 1 Jebus dan SMP Karya.

Dan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) terdapat di sembilan sekolah yaitu, SMA N 1 Muntok, SMK N Jebus, SMA N Jebus, SMA Teritip, SMA Parittiga, SMA Kelapa, SMA Tempilang, SMA Karya Muntok dan MAN Muntok.

"Merekalah yang proaktif dan menjadi ujung tombak mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah masing-masing, kami mengharapkan ke depannya seluruh sekolah di Bangka Barat dapat membentuk satuan tugas tersebut agar dapat menekan peredaran narkoba di daerah itu," ujarnya.

Sumber: 
Antara News
Penulis: 
Antara News