Monday, May 28, 2012 - 19:26

PEMKAB BANGKA BARAT SEDIAKAN BEASISWA KEDOKTERAN UNSRI

         Muntok, Bangka Barat, 28/5 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, pada tahun ajaran 2012/2013 menyediakan beasiswa kedokateran bagi lulusan SMA dari daerah itu yang  diterima di Universitas Sriwijaya Palembang.

         "Kami sediakan beasiswa sampai lulus bagi tiga siswa yang berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Unsri," ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdikpora Bangka Barat Amrullah Sidik di Muntok, Senin.

         Ia mengatakan, beasiswa tersebut akan diberikan bagi siswa yang behasil diterima di Unsri dan sanggup menandatangani nota kerja sama dengan Pemkab yang menyatakan setelah lulus sanggup menjadi Dokter PNS di daerah itu dan tidak pindah ke lain daerah.

         "Bagi yang mengambil kesempatan tersebut, wajib menandatangani kesepakatan karena anggaran beasiswa yang dikeluarkan Pemkab sangat besar, sekitar Rp150 juta per orang," ujarnya.

         Menurut dia, upaya pemberian beasiswa untuk mahasiswa kedokteran ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga dokter di daerah itu yang jumlahnya sampai saat ini masih sedikit.

         Untuk melaksanakan program tersebut, kata dia, pihaknya sudah melakukan penjajakan ke Unsri Palembang terkait biaya yang dibutuhkan mahasiswa menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran dari awal masuk hingga selesai, dan anggaran tersebut telah disediakan Pemkab melalui APBD 2012.

         Untuk mendapatkan basiswa tersebut, kata dia, siswa yang diterima di Fakultas Kedokteran Unsri Palembang wajib melaporkan ke Disdikpora dan mengisi formulir yang telah disediakan dan menandatangai nota kesepakatan setelah lulus sanggup mengabdikan diri dan ditempatkan di daerah itu.

         "Laporan hasil belajar juga kami minta setiap semesternya sebagai pertanggungjawaban sampai sejauh mana prestasi yang diraih penerima beasiswa tersebut," ujarnya.

         Ia mengatakan, program beasiswa kedokteran tersebut akan terus berlanjut sampai kebutuhan tenaga dokter di daerah itu terpenuh.

         Menurut dia, hampir setiap tahun Pemkab hanya mampu mendatangkan rata-rata lima orang dokter melalui perekrutan pegawai negeri sipil (PNS), padahal kebutuhan dokter di daerah itu masih cukup banyak.

         "Kami juga kurang mengerti mengapa dokter banyak yang tidak berminat mengisi lowongan yang telah disediakan, padahal gaji dan tunjangan untuk jabatan yang diterapkan sama dengan daerah lain," ujarnya.

         Selain memberikan beasiswa kedokteran, kata dia, pada tahun ajaran 2012/2013 Pemkab juga masih melanjutkan program beasiswa bagi mahasiswa Bangka Barat yang kuliah di Institut Pertanian Bogor untuk jurusan pertanian dan Universitas Negeri Jakarta jurusan Seni dan Olah Raga.

         Dengan berbagai beasiswa yang diberikan Pemkab kepada mahasiswa tersebut, diharapkan semakin banyak tenaga ahli jurusan tersebut yang dapat mengabdikan diri di daerah itu.

         Ia mengatakan, sebagai daerah pemekaran baru yang baru berumur sembilan tahun, daerah tersebut masih banyak kekurangan tenaga ahli bidang tertentu seperti tenaga teknis bidang kesehatan, guru kesenian dan tenaga pertanian.

         "Pemkab akan terus meningkatkan dan memberdayakan siswa lokal menjadi tenaga ahli beberapa bidang tersebut dengan harapan mereka mampu mengisi peluang pekerjaan yang ada," ujarnya.

Pengirim: 
Antara
Sumber: 
Antara
News
10/11/2014 | DINAS PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH
HARGA SEMBAKO DI KABUPATEN BANGKABARAT
10/11/2014 | Humas dan Protokol Bangka Barat
SISWA SD BABAR JUARA II LOMBA BERCERITA TINGKAT NASIONAL
03/11/2014 | Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bangka Barat
DESA SINAR SARI BERHASIL MERAIH PERINGKAT PERTAMA LOMBA PHBS TINGKAT PROVINSI
30/10/2014 | Faskab PNPM MPd. Bangka Barat
Perguliran Dana SPP Babar Mencapai Rp 8.442.805.295
19/10/2014 | Bagian Humas dan Protokol Setda Bangka Barat
ZUHRI AJARKAN MATERI ITQAN KE USTADZ DAN USTADZAH