MoU Drs. H. Parhan Ali, M.M. Dengan Palembang, Lirik Wisatawan Sumsel

Palembang (10/02/2018) Humas Bangka Barat - Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, M.M. dan Walikota Palembang, H. Harno Joyo, melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama (MoU) dan perjanjian kerjasama antara Pemkab Bangka Barat dengan Pemkot Palembang. Penandatanganan dilakukan di aula Rumah Dinas Walikota, Jumat (9/2).

Ada beberapa kerjasama yang disepakati dan ditandatangani Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing, yakni Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kelautan Perikanan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Tenaga Kerja. Kesepakan dihadiri langsung Ketua DPRD Bangka Barat, Hendra Kurniady, Wakil Ketua, H. Badri Syamsu, beserta M. Ali Purwanto dan juga Ketua DPRD Kota Palembang H. Darmawan. 

Drs. H. Parhan Ali, M.M.  dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam ruang lingkup yang lebih luas lagi kerjasama dapat dilaksanakan antar daerah dengan posisi geografis yang relatif dekat. Kerjasama daerah merupakan wahana dan sarana untuk lebih memantapkan hubungan dan keterikatan daerah yang satu dengan daerah yang lain serta untuk menyerasikan pembangunan daerah, mensinergikan potensi antar daerah serta meningkatkan pertukaran pengetahuan, teknologi dan kapasitas keuangan. 

Masih dikatakan Drs. H. Parhan Ali, M.M., melalui kerjasama daerah juga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan daerah terutama dalam penyediaan pelayanan umum yang mendasar. "Kerjasama didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektivitas, sinergis dan saling menguntungkan terutama dalam bidang-bidang yang menyangkut kepentingan lintas wilayah dan diharapkan menjadi satu jembatan pengembangan potensi pembangunan yang saling menguntungkan,"ujarnya. 

Parhan juga mengatakan, letak Provinsi Kepulauan Babel khususnya Kabupaten Bangka Barat dengan Pulau Sumatera khususnya Kota Palembang secara geografis sangat dekat sehingga potensi penjajakan pelaksanaan kerjasama dalam berbagai bidang sangat dimungkinkan untuk direalisasikan. Palembang sendiri merupakan saudara tua Bangka Barat karena sebelum pemekaran masih tergabung dengan Sumsel. 

Penandatangan kesepakatan kerjasama ini diharapkan Drs. H. Parhan Ali, M.M., merupakan tonggak awal munculnya berbagai perjanjian kerjasama lain yang akan dilaksanakan berdasarkan potensi, kebutuhan dan keunggulan yang dimiliki masing-masing daerah. Setiap OPD dapat langsung menginventarisir hal-hal yang dapat dikerjasamakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing daerah untuk kemudian segera ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama. "Hal ini dimaksudkan agar dapat segera direalisasikan sehingga memberikan efek positif bagi tingkat perekonomian lokal dan kemajuan daerah kedua belah pihak," harap Bupati Bangka Barat. 

Sementara itu, Walikota Palembang, Harno Joyo, mengharapkan penandatanganan ini jangan seremoni saja. Dia minta segera dijalankan OPD yang sudah bekerjasama. Palembang yang merupakan saudara tua Bangka Barat tentunya ingin saling membantu agar kemajuan daerah terwujud."Kami ini sebagai saudara tua ingin sekali meningkatkan kerjasama," ujarnya. 

Harno Joyo juga mengatakan, “Jarak Palembang dengan Bangka Barat hanya empat jam lewat jalur laut sehingga cukup strategis. Palembang sudah ditetapkan masuk 18 destinasi wisata dunia yang mana salah satunya wisata sejarah. Pariwisata menjadi primadona dan menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar. Kalau di Palembang ada sungai, di Bangka Barat punya pantai, ada tambang timah, Palembang hidupnya dari wisatawan. Dulu PAD dari pariwisata Rp 600 Milyar namun sekarang Rp1,5 Triliun. Ini jangan hanya seremonial, buat paket wisata sedekat mungkin," harapnya. ***

Sumber: 
Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
Penulis: 
Heru Indarto
Fotografer: 
Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
Editor: 
Muhammad Erfan

Berita

07/08/2018 | babel.antaranews.com
07/08/2018 | babel.antaranews.com
07/08/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
03/08/2018 | Bagian Komunikasi, Humas, dan Protokol
01/08/2018 | Bagian komunikasi humas dan protokol
31/07/2018 | Bagian Komunikasi Humas dan Protokol
23/07/2018 | babelantaranews