BPJS Kesehatan KC Pangkalpinang Gelar Forum Kemitraan Dengan Pemangku Kepentingan Kabupaten Bangka Barat Tahun 2021

Muntok_BPJS Kesehatan KC Pangkalpinang menggelar Forum Kemitraan Dengan Pemangku Kepitingan Kabupaten Bangka Barat tahun 2021. Tampak hadir Wakil Bupati Bangka Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Ketua Komisi I DPRD Bangka Barat yang membidangi Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, Kepala BPJS Kesehatan KC Pangkalpinang, beesrta Jajaran, Kepala Perangkat Daerah di lingkup pemerintah kabupaten Bangka Barat, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sejiran Setason,Direktur Rumah Sakit Bakti Timah Muntok dan Kepala Puskesmas Muntok.

Dalam arahannya Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, S.E., menjelaskan bahwa tanggal 1 juni merupakan target launching UHC (Universal health Coverage). Masyarakat Bangka Barat sudah dapat berobat gratis cukup hanya dengan membawa KTP Bangka Barat.

“Untuk persoalan kekurang tenaga dokter, kekurangan tempat tidur nanti akan kita diskusikan lagi lebih lanjut,. yang penting kekurangan fasilitas tersebut tidak mengurangi kualitas UHC tersebut.” tegasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa Pemkab Bangka Barat mempunyai standarisasi pelayanan di setiap level faslitas kesehatan.

“Tidak ada masyarakat Bangka Barat yang tidak terlayani dengan baik ketika mereka mau berobat, masyarakat tidak perlu khawatir tatkala mereka mau berobat, karena sudah ditanggung Pemerintah Daerah Kabupten Bangka Barat,” sambungnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Drs. Muhammad Soleh, M.AP menuturkan peningkatan jumlah kepesertaan BPJS yang di layani oleh Pemkab Bangka Barat, maka secara signifikan juga harus ada peningkatan baik jumlah tenaga medis maupun peningkatan jumlah tempat tidur.

“Harus ada peningkatan sektor lain seperti peningkatan sektor jumlah tenaga medis dan juga sektor jumlah tempat tidur untuk meningkatkan pelayanan kita dibidang kesehatan.” Ujarnya.

Dikesempatan yang sama Kepala BPJS Kesehatan KC Pangkalpinang, dr. Rudy Widjajadi, MHKes., mengatakan bahwa forum kemitraan dengan pemangku kepentingan ini secara rutin dilaksanakan 2 (dua) kali dalam setahun.

“Disetiap kabupaten/kota ada beberapa forum yang kita laksanakan, diantaranya forum komunikasi terkait dengan kepesertaan, forum kemitraan terkait dengan pelayanan dan juga forum pengawasan dan pemeriksaan terkait kepatuhan badan usaha,” terangnya.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Barat, Naim, mendukung program Pemkab Bangka Barat untuk menggratiskan masyarakatnya berobat.

“Kita dukung, Selama tidak bertentangan dengan aturan dan regulasi yang ada,” pungkasnya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Dony
Fotografer: 
Arif