Buka Kegiatan "Gema Sabuk Amang" , Bupati: Saya Berharap Dapat Mewujudkan Ketahanan Pangan

Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, SH , membuka secara resmi kegiatan Gemar Makan Sayuran, Buah, Umbi-umbian, Kacang-kacangan, dan ayam Merawang (Gema Sabuk Amang) bertempat di lapangan parkir timur, Selasa, 19 Oktober 2021. Kegiatan ini merupakan kegiatan dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang difasilitasi oleh dinas pertanian dan pangan Bangka Barat dan dilaksanakan dalam rangka memperingati hari pangan sedunia ke-41.

Kegiatan dibuka dengan penampilan Jingle dan koreografi "Negeriku Kaya Pangan" dilanjutkan gerakan cuci tangan dari siswa SD 21 Mentok.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat, Ir. Megawati, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati dan para tamu undangan. “terima kasih juga kepada kepala dinas pertanian Provinsi Bangka Belitung. Melalui sistem B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, Aman) kita upayakan untuk peningkatan kualitas hidup yang lebih baik. Kami akan selalu berusaha dan berkontribusi untuk menghadirkan program yang dapat membuka pelung bagi keluarga untuk memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. Kami dari dinas pertanian Bangka Barat siap mendukung program Gema Sabuk Amang,” katanya.

Kepala dinas pertanian Bangka Belitung, Juaidi, mengatakan bahwa program gema sabuk amang sudah kami sosialisasikan di kabupaten lain. “Ketahanan pangan bukan hanya dari sisi jumlah, tapi harus mempertimbangkan kualitasnya. Permasalahan pangan tidak bisa dianggap sepele dan harus memenuhi B2SA. Dalam hal ini, kita harus mendorong diversifikasi sumber makanan, yang penting mendukung nutrisi yang dibutuhkan tubuh,” katanya. “Harapan kami ini bisa diprogramkan sampai ke tingkat desa agar terwujud ketahanan pangan keluarga untuk mendukung ketahanan keluarga,” tambahnya.

Dirinya juga menjelaskan kenapa ayam merawang yang menjadi ikon adalah karena ayam merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh. “Selain itu ayam merawang merupakan ayam lokal yang harus dilestarikan pengembangannya karena memiliki keunggulan karena merupakan kombinasi dari ayam petelur dan pedaging. Ayam merawang bisa menghasilkan 25-30 telur, tapi tidak bisa mengeram. Jadi harus menggunakan cara tertentu untuk menetaskan telurnya. Selain itu pertumbuhannya sangat cepat sehingga bisa dipelihara di rumah tangga,” ujarnya. “Budidaya saat ini sudah cukup banyak, di Merawang, di poksentra di Bangka. Dan akan dikembangkan di seluruh wilayah Bangka Belitung,” tutupnya.

Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, SH yang hadir sekaligus membuka kegiatan mengatakan bahwa dirinya ingin memastikan agar program ini bersifat terus menerus. “ Sebagai bupati dan Wabup kami berharap acara ini mewujudkan keseimbangan pangan. Mari kita hijaukan sisi rumah kita untuk mewujudkan ketahanan pangan, masyarakat sehat,” katanya.

“dalam hal ini, saya berharap para stakeholder nya harus terus berinovasi dalam memajukan negeri. Harus kerja sama karena tanpa kerja sama mustahil akan mencapai kesuksesan,” tutupnya. Acara dirangkaikan dengan lelang produk-produk olahan dari 12 KWT yang merupakan perwakilan dari 57 KWT se-Bangka Barat.

Selain itu, di akhir acara Bupati juga membersamai anak-anak SD 21 Mentok makan siang dengan menu bahan lokal. Acara juga dihadiri oleh Kapolres Bangka Barat, Wakil ketua DPRD, wakapolres, perwakilan Kodim 0431/ Bangka Barat, perwakilan kejari, kepala dinas pertanian Bangka Belitung, Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, kepala OPD, kepala BPTP, kepala Unmet, perwakilan Bank Sumsel Babel Cabang Mentok, camat se-Kabupaten Bangka Barat, perwakilan TP PKK Provinsi Bangka Belitung, serta perwakilan TP PKK Bangka Barat. Di sekitar tempat acara diramaikan dengan stand-stand KWT yang menyediakan berbagai produk olahan umbi-umbian, sayur, serta produk lainnya. Wakil ketua dewan, Kapolres Wakapolres perwakilan Kejari, kepala dinas pertanian babel, perwakilan ketua tp PKK, sekda, asisten dan staf ahli, kepala BPTP, kepala Unmet, perwakilan Bank Sumsel, BUMD, kelompok warga tani.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Wahyu Pratiwi
Fotografer: 
Virgo