Pelaksanaan MTQH ke -XII Tingkat Kabupaten Bangka Barat Menerapkan Prokes Ketat

Pelaksanaan kegiatan MTQH ke-XII Tingkat Kabupaten Bangka Barat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat, Minggu, 10/10/21. Hal ini terlihat dari penerapan pembagian tempat lomba dimana bidang tilawah, tafsir, hadits bertempat di arena utama mesjid Agung Baitul Ridho. Sedangkan Bidang fahmil, syahrir, hatmil, karya tulis ilmiah Al-Qur'an bertempat di SD atau SMP Bina Insan Cendikia Mentok.

Demikian juga dalam hal waktu pelaksanaannya. MTQH yang dilaksanakan selama 3 hari ini diatur kembali waktu tampil bagi pesertanya sebagai berikut: hari pertama kecamatan Mentok dan Simpang Teritip, hari kedua kecamatan Tempilang dan Jebus, dan hari ketiga kecamatan Parittiga dan Kelapa. Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Drs. Muhammad Soleh, M. AP., yang mewakili Bupati, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini masih dalam suasana pandemi covid-19, namun harapannya dengan koordinasi yang dilakukan secara massive, akan menjadikan daerah Bangka Barat menjadi hijau kembali.

"Untuk itu, saya mengimbau kepada semua pihak untuk tetap memberlakukan penerapan prokes secara ketat karena ini merupakan upaya kita untuk meminimalisir penyebaran covid-19," imbuhnya. "Selain itu, terkait vaksinasi, butuh dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh agama untuk menyampaikan kepada warga bahwa sesungguhnya melalui kegiatan vaksinasi kita mencoba untuk melakukan upaya-upaya untuk pencegahan covid-19 yang harapannya menjadikan imun kita kuat. Walaupun virus yang masuk ketubuh kita dan membuat kita terjangkit suatu ketika, mudah-mudahan tingkat kekebalan tubuh kita tinggi sehingga tingkat penularan covid19 ke masyarakat itu kecil," tambahnya.

"Saya berharap dukungan dari semua pihak agar vaksinasi dapat berjalan baik dan optimal. Yakinkan kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman karena telah dilakukan kajian-kajian secara ilmiah melalui BPOM Nasional. Yakinkan bahwa vaksin ini adalah halal, karena telah dikaji oleh MUI, dimana MUI kita percayakan sebagai lembaga keagamaan yang didalamnya bernaung tokoh-tokoh agama dari berbagai ilmu disiplin yang kita tahu kemampuannya. Mudah-mudahan langkah kita ini dapat berjalan dengan baik," tutupnya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Erwin
Fotografer: 
Erwin
Editor: 
Wahyu Pratiwi