Pelaksanaan Rapat Koordinasi Kegiatan Ramadhan 1442 H oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Barat

Muntok- Bertempat di ruang kerja asisten I Bidang Pemerintahan dan Sosial, Plh. Bupati menghadiri kegiatan rapat koordinasi kegiatan Ramadhan 1442 H pada Jumat, 16 April 2021. Turut hadir dalam kegiatan diantaranya Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Perwakilan unsur Forkopimda Bangka Barat, Kepala Kantor Kesbangpol, Sekretaris Satgas Covid 19 Bangka Barat, Kepala Kantor Kemenag Bangka Barat, perwakilan MUI Bangka Barat, perwakilan FKUB, serta Ketua DMI Bangka Barat.

Plh. Bupati Bangka Barat, Drs. Muhammad Soleh, M.AP menuturkan sesuai surat edaran Menag RI No. SE 04 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri tahun 1442 H/2021 M, setiap tempat ibadah untuk kategori zonasi orange beresiko tinggi tidak diperkenankan melaksanakan ibadah dengan banyak kerumunan. "Dalam hal ini, tempat ibadah wajib menerapkan protokol kesehatan," sambungnya.

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid 19, Sidharta Gautama, S.STP.,M.Si., Bangka Barat saat ini berada di zona orange dengan kondisi yang masih rawan. "Saat ini kondisinya adalah yang kena covid-19 banyak yang melaksanakan karantina mandiri. Surat edaran No 04 tahun 2021 harus disampaikan kepada masyarakat agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk beribadah khususnya dalam kondisi saat ini," tuturnya. " Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT, " tutupnya.

*Berbagai Unsur Siap Bersinergi" Pada kesempatan yang sama, Polres yang diwakili oleh Kabag OPS, Kompol Martahi JH David, menyatakan bahwa pihaknya siap dengan menurunkan Babinkamtibmnas dan tim untuk memantau dan mengawasi penumpang yang akan mudik serta keluar masuk dari dan ke pelabuhan Tanjung Kalian Muntok tanpa ada kejelasan yang jelas guna memutuskan mata rantai covid 19. "kecuali mobil logistik, sembako, dan sebagainya yang memang berhubungan dengan kebutuhan pokok masyarakat," ujarnya.

Sama halnya dengan perwakilan Kodim 0431, Lettu Inf Afilianto, menyatakan bahwa pihaknya juga siap dan akan membantu dengan menurunkan tim untuk memantau penumpang - penumpang yang akan mudik. "Secara bersama, kita juga akan melakukan pendekatan-pendekatan melalui pengurus masjid dalam menyampaikan SE No. 4 tahun 2021 ini," katanya. Begitu pula dengan Kejaksaan Negeri Bangka Barat yang diwakili oleh Kasi Barang Bukti, Agung Trisna Putra, pihaknya akan bersinergi dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan masjid-masjid yang banyak jamaahnya "katanya" Perwakilan dari FKUB dan Ketua DMI Bangka Barat menyatakan akan segera memberikan penjelasaan sesuai dengan SE No 4 tahun 2021 ini kepada tokoh-tokoh agama dan ulama yang ada di lingkungan masjid.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Dedra
Fotografer: 
Dony
Editor: 
Wahyu Pratiwi