Pelaksanaan Rapat Penanggulangan Covid-19 terkait Penerapan PPKM Level 4 di Bangka Barat

Muntok_Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat Koordinasi pada Kamis, 29 Juli 2021 bertempat di Ruang Pusdalops Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat. Rapat yang diikuti oleh satgas Covid-19 di Kecamatan se-Bangka Barat dan juga para kepala puskemas. Sekretaris Satgas Covid, Sidharta Gautama, S. STP., mengatakan bahwa rapat dilaksanakan dalam rangka pemantapan langkah-langkah yang harus diambil sebagai upaya untuk melepaskan diri dari PPKM Level 4 yang saat ini sedang diterapkan di Bangka Barat. Dirinya juga menyampaikan bahwa ada empat hal yang harus dilakukan dan dilakukan juga oleh satgas kecamatan untuk keluar dari status PPKM level 4, yaitu meningkatkan kegiatan tracking dan tracing.

"Tracking dan tracing merupakan salah satu syarat yang sudah ditentukan dari Pemerintah pusat untuk dimaksimalkan agar kita dapat segera dapat keluar dari level 4. Kedua, kepatuhan masyarakat terhadap pengaturan - pengaturan yang sudah kita tuangkan pada surat keputusan Bupati Bangka Barat terkait pemberlakuan PPKM. Ketiga, penambahan BOR (Bed Occupancy Ratio) untuk rawat inap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Kabupaten, dan keempat adalah melakukan pengumpulan data yang terpusat terkait dengan sebaran penularan Covid-19 dan dilakukan pemantauan berjenjang mulai dari desa/kelurahan dilaporkan kepada camat selaku Kepala satgas kecamatan kemudian kepada kepala satgas kabupaten," urainya. Sidharta juga menjelaskan bahwa tadi malam (28/07) permasalahan ini sudah dirapatkan dengan Wakil Bupati bersama direktur RSUD Sejiran Setason dalam kaitannya untuk meningkatkan BOR serta peralatan ikutannya. "BOR dan peralatan ditingkatkan juga berbanding lurus dengan penambahan tenaga kesehatan (nakes). Saat ini sedang dilakukan rekrutmen nakes 30 orang, khusus untuk menangani pasien terkonfirmasi Covid-19," tutupnya.

Sumber: 
Diskominfo
Penulis: 
Yogie
Fotografer: 
Lintang Tatang
Editor: 
Wahyu