Pemkab Babar Optimalkan Penyediaan Sapras untuk Pemudik di Pelabuhan Tj. Kalian

BANGKA BARAT ( Diskominfo ) -- Menyambut hari raya Idul Fitri, terlihat semakin panjang antrean mobil penumpang para pemudik di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kamis 28/4/22.

Terjadinya lonjakan antrean panjang ini disebabkan 2 tahun terakhir masyarakat tidak diperbolehkan mudik berdasarkan aturan Pemerintah Pusat.

Dalam hal ini, Pemkab Bangka Barat sangat serius dalam memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik tahun 2022. Dengan bekerjasama bersama stakeholder terkait, Pemkab Babar sudah menyiapkan sejumlah fasilitas seperti Bufferzone yang terletak di sebelah pelabuhan ASDP Bangka Barat.

Bufferzone tersebut dibuat untuk tempat parkiran mobil kecil. Fasilitas lainnya seperti WC, gerai UMKM dan panggung hiburan juga disediakan untuk menunjang mudik tahun ini.

Saat di temui oleh tim Diskominfo Bangka Barat, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Ali, S.IP.,LLM., mengaku bahwa Pemkab Bangka Barat tidak tidur dalam memberi layanan kepada para pemudik.

"Saya menyaksikan sendiri bagaimana Bupati dan Wabup beserta jajaran lainnya bekerja semaksimal mungkin di lapangan dalam mempersiapkan sapras untuk pemudik tahun ini. Dan pada tahun ini gebrakan baru dilakukan, yaitu dibangunnya bufferzone.

"Beberapa fasilitas lain seperti panggung hiburan disediakan untuk menyenangkan pemudik. Ada juga tambahan WC portabel bantuan dari provinsi yang saat ini sedang dalam perjalanan menuju lokasi. Direncanakan akan diletakkan di beberapa titik tempat antrean," ungkapnya.

"Dari PT. Timah juga hari ini sedang membangun sejumlah WC tambahan dan WC portable yang di letakan di setiap 500 meter di sepanjang antrian para pemudik," tutupnya.

Roni, salah satu pemudik menyebutkan bahwa fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah sudah cukup memadai hanya saja perlu tambahan lagi WC agar tidak mengantre.

"kalau pribadi saya sih sudah cukup ya, sudah di sediakan tempat solat, tempat istirahat yang sudah dilengkapi oleh wifi gratis, hanya perlu tambahan lagi jumlah WC nya agar tidak mengantre penggunaannya," sebutnya.

Sementara itu, pemudik lainnya, ibu Sulas juga sangat berterimakasih kepada pemerintah Daerah karena telah memperhatikan kebutuhan para pemudik.

"Terimakasih sekali sudah menyiapkan fasilitas yang ada, kami juga tidak perlu pusing l mencari makanan untuk sahur dan berbuka," sebutnya sambil menunggu giliran mobil masuk ke kapal.

Pemkab Babar juga menyediakan posko kesehatan lebaran Idul Fitri 24 jam untuk para pemudik yang sedang sakit dan ingin berobat atau sekadar cek up kesehatan.

Saat di wawancarai Rama, Nakes Puskesmas Mentok menyebut bahwa mereka di posko tersebut bekerja menjaga pos terbagi menjadi 3 shift.

"Kami disini petugasnya dari puskesmas dan ada juga dari dinkes menjaga 24 jam yang terbagi 3 shift, banyak juga para pemudik yang berdatangan ke posko ini untuk meminta sejumlah kebutuhan obat. Posko ini tidak di pungut biaya sama sekali, seperti kemarin ada pemudik yang mengalami luka di tangan dan pusing itu langsung cepat kami tangani," terangnya.

Sumber: 
Diskominfo Bangka Barat
Penulis: 
Arif Juliantoro A.Md
Fotografer: 
Virgo Equerdo
Editor: 
Wahyu Pratiwi