Pemkab Bangka Barat matangkan pengembangan kawasan Pelabuhan Tanjungular

Muntok- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mematangkan rencana pengembangan kawasan terpadu Pelabuhan Tanjungular agar bisa menjadi sentra industri yang kuat dan maju di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung . "Sebagai langkah awal, pada Rabu (9/6) Pemkab Bangka Barat yang dipimpin langsung Bupati Sukirman telah melakukan kunjungan ke Kemeterian Energi dan Sumber Daya Mineral RI di Jakarta untuk membahas beberapa program strategis yang bisa dikembangkan di daerah," kata Sekretaris Badan Perencanaan, Penelitian Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Bangka Barat, Novaroly di Mentok, Selasa.

Pada pertemuan yang dipimpin Dirjen Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin itu dibahas beberapa rencana terkait program-program strategis proritas Kabupaten Bangka Barat ke depan . Ia menjelaskan, pembahasan dimulai dari rencana pengembangan pemanfaatan Pelabuhan Tanjungular dan pengembangan kawasan industri terpadu Tanjungular berbasis sumber daya mineral. "Pada rencana itu Pemkab Bangka Barat akan segera ditindaklanjuti dengan membuat dokumen studi strategis pemanfaatan Pelabuhan Tanjungular dan hasil dari dokumen tersebut akan dijadikan bahan promosi kepada perusahaan-perusahaan agar mau berinvestasi di kawasan tersebut," katanya.

Selain itu, kata Novaroly, Pemda Bangka Barat juga akan mengundang Kementrian Perindustrian, ESDM dan PT Timah Tbk untuk membahas pengembangan kawasan industri terpadu Tanjungular berbasis sumber daya mineral. Agar proses semakin cepat direalisasikan, Pemkab juga telah menyiapkan dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS ), rencana rinci tata ruang kawasan strategis provinsi kawasan industri dan pelabuhan terpadu Tanjungular 2019. "Untuk dokumen laporan penyusunan kajian rencana rinci KSP Tanjungular juga sudah disiapkan sejak 2018 oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi, tinggal menunggu validasi dari Pemerintah Pusat," katanya. Berbagai program pembangunan yang telah disiapkan dan dijalankan ini merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk menggerakkan perekonomian daerah dan mewujudkan Bangka Barat maju.

Sumber: 
Diskominfo