Sekda Wakilkan Bupati Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS APBD Perubahan TA 2022

DISKOMINFO ( Bangka Barat ) – Sekda wakilkan Bupati Bangka Barat sampaikan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran ( RKUPA ) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara ( PPAS ) anggaran perubahan APBD Kabupaten Bangka Barat Tahun 2022 di Gedung Mahligai Betason II DPRD Kabupaten Bangka Barat, Kamis Siang, 28 Juli 2022.

Sekda Muhammad Soleh M.AP katakan bahwa Penyusunan Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan anggaran tahun 2022 merupakan koreksi dan revisi terhadap perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi pada KUPA PPAS yang telah ditetapkan sebelumnya, dengan berpedoman pada perubahan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2022 serta kebijakan dalam penanganan pandemi covid – 19 yang di tuangkan dalam refocusing anggaran.

“ Dengan memperhatikan berbagai perubahan yang terjadi dalam dinamika pembangunan serta isu strategis yang terjadi di lingkungan pemerintah kabupaten Bangka Barat Prov. Kepulauan Bangka Belitung serta nasional maka kabupaten bangka barat mengusung tema pembangunan "Meningkatkan pelayanan dasar perekonomian berbasis keunggulan daerah, pembangunan sumber daya manusia yang di dukung tata kelola pemerintah yang efektif dan efisen”,” paparnya. 

Ia juga sampaikan dalam penyusunan rancangan KUPA dan PPAS perubahan APBD tahun anggaran 2022 ini diproyeksikan pendapatan, belanja dan  pembiayaan sebagai berikut: 

I.  Pendapatan pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2022 ini semula dianggarkan sebesar RP. 905.019.626.010,00  menjadi sebesar RP. 922.600.650.495,39 
atau bertambah sebesar Rp 17.581.024.485,39 yang terdiri dari :
1.1. Pendapatan Asli Daerah semula diproyeksikan sebesar Rp. 81.686.938.010,00 
menjadi Rp. 104.667.737.165,43 atau bertambah sebesar Rp. 22.980.799.155,43

1.2. Pendapatan Transfer semula diproyeksikan sebesar Rp. 813.532.688.000,00 menjadi  Rp. 808.132.913.329,96 atau berkurang sebesar  Rp. 5.399.774.670,04 

1.3 Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah
semula diproyeksikan sebesar Rp 9.800.000.000,00 pada rancangan KUPA dan PPAS perubahan tidak mengalami perubahan.

II Belanja Daerah semula diproyeksikan sebesar Rp. 1.039.923.539.645,00 menjadi Rp. 937.047.338.876,00 atau turun sebesar Rp. 102.876.200.769,00, terdiri dari : 

II.1 Belanja Operasi semula diproyeksikan sebesar Rp. 732.433.951.076,00 menjadi sebesar Rp. 715.011.202.196,00 atau berkurang 17.422.748.880,00 

II.2 Belanja Modal semula diproyeksikan sebesar Rp. 190.865.988.569,00 menjadi sebesar Rp. 104.487.593.680,00 atau berkurang sebesar Rp. 86.378.394.889,00 

II.3 Belanja Tidak Terduga semula diproyeksikan sebesar Rp. 5.335.000.000,00 menjadi sebesar RP.765.075.000,00 atau berkurang sebesar Rp. 4.569.925.000,00.

II.4 Belanja Transfer semula di proyeksikan sebesar Rp 111.288.600.000,00 menjadi sebesar Rp. 116.783.468.000,00 atau bertambah sebesar Rp. 5.494.868.000,00

“Berdasarkan data tersebut, melihat perbandingan total pendapatan dengan total belanja daerah, maka terdapat defisit sebesar Rp 14.446.688.380,61 dan akan ditutupi dengan pembiayaan netto sebesar Rp. 14.446.688.380,61," Jelasnya. 

Sekda jelaskan bahwa hal tersebut terdiri dari :
A. PENERIMAAN PEMBIAYAAN semula diproyeksikan sebesar Rp. 141.903.913.635,00 menjadi sebesar Rp. 14.446.688.380,61 atau menurun sebesar Rp. 127.457.225.254,39

B. PENGELUARAN PEMBIAYAAN semula direncanakan Rp. 7.000.000.000,00 pada perubahan dihapuskan 

“ Melihat hal ini diharapkan pengalokasian anggaran dalam upaya peningkatan pencapaian pembangunan Tahun anggaran 2022 Korelasi dalam pencapaian prioritas dan sasaran pembangunan provinsi dan nasional pencapaian indikator MAKRO yang ditargetkan oleh Kabupaten Bangka Barat serta indikator sasaran yang diteteapkan terutama terkait dengan penanganan covid – 19 serta pemulihan ekonomi nasional dan pelaksanaan pembangunan dapat lebih terarah serta terkendali, sehingga sasaran pembangunan daerah yang telah ditetapkan dapat tercapai,” Katanya. 

Sekda harapkan agar penyampaian hal ini dapat segera dibahas bersama dengan Badan Anggaran DPRD serta dapat disetujui oleh pihak DPRD sesuai jadwal yang telah di tetapkan.

“Besar harapan kami penyampaian ini dapat segara dibahas bersama untuk menyempurnakan kekurangan yang ada agar menjadi lebih baik demi kemajuan negeri sejiran setason serta dapat disetujui oleh pihak DPRD sesuai jadwal yang telah di tetapkan dalam peraturan perundang undangan, " Katanya. 

Pada akhir sambutannya sekda ucapkan terimakasih serta penghargaan yang setinggi tingginya atas kesempatan yang diberikan. 

“ Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kesempatan yang diberikan serta mohon maaf atas segala kekurangan, “ tutupnya.

Sumber: 
Diskominfo Bangka Barat
Penulis: 
Queen Risa
Fotografer: 
Lintang Tatang
Editor: 
Wahyu Pratiwi