Sensus Penduduk 2020 Lanjutan di Bangka Barat Sudah Dimulai

DISKOMINFO ( Bangka Barat ) -- Setelah melaksanakan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) pada tahun 2020 yang lalu, kini SP2020 Lanjutan pun sudah dimulai 1 Juni s.d. 30 Juni mendatang. Hal ini disampaikan dalam sosialisasi yang dilaksanakan pada Kamis, 9/6/22 bertempat di OR II Bangka Barat.

Dalam kesempatan ini, Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Kabupaten Bangka Barat, Nimrot Sitorus, SE., M. SE., menyampaikan bahwa pelaksanaan SP2020 Lanjutan ini berbeda dari SP2020 yang dilakukan sebelumnya. 

“SP2020 yang lalu dikenal dengan short form dan hanya merilis sedikit variabel yaitu jumlah dan persebaran penduduk, jenis kelamin, struktur umur, dan keberadaan penduduk berdasarkan status domisili. Long form nya direncanakan tahun 2021, namun karena ada refocusing anggaran, batal dilakukan. Sehingga baru dilakukan mulai Juni 2022 ini. Adapun untuk indikator yang digunakan pada long form yaitu fertilitas, mortalitas, migrasi, ketenagakerjaan, disabilitas, pendidikan, dan perumahan,” jelas Nimrot. 

Dirinya juga menyebutkan bahwa awal Juni sampai akhir Juni ini pihaknya melakukan pendataan sampel 16 rumah tangga per blok sensus. 

“Bangka Barat memiliki 355 blok sensus dengan 5.680 rumah tangga. Tanggal 15 Mei – 31 Mei lalu kami sudah melakukan pemutakhiran data. Akan ada 83 pertanyaan di kuesioner nanti,” lanjutnya. 

"Butuh kerjasama lintas sektoral untuk mensukseskan SP2020 Lanjutan ini. Dalam hal ini kami berterima kasih kepada bupati Bangka Barat yang sudah mendukung program-program BPS. Diharapkan penerimaan yang baik dari masyarakat yang terpilih jadi sampel terhadap petugas. Mohon bantuan untuk sosialisasi juga kepada masyarakat," kata Nimrot.

Bupati Bangka Barat yang membuka langsung kegiatan menyatakan apresiasi dan siap mendukung program BPS. 

“Semua berawal dari data. Pengumpulan dan penyajian data yang baik jugalah yang menjadikan Bangka Barat mendapatkan penghargaan WTP dari BPK RI. Kami memotivasi bahwa dengan data yang baik, visi misi Bangka Barat Maju Sejahtera dan Bermartabat diharapkan dapat diwujudkan,” kata Bupati Sukirman.

“Kepada semua pihak, saya himbau untuk menyusun dan menyajikan data dengan benar dan baik. Dan saya apresiasi dengan kerja keras dan survei yang dilakukan oleh BPS yang hasilnya dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Bangka Barat,” tutupnya. 

Turut hadir perwakilan Kepala BPS provinsi Babel, Kepala OPD, kepala BPS Bangka Barat, Camat, lurah dan kepala desa se- Kabupaten Bangka Barat.

Sumber: 
Diskominfo Bangka Barat
Penulis: 
Wahyu Pratiwi
Fotografer: 
Erwin Saputra